BREAKING NEWS
    1,813 view

    Gerakan Orang Tua Asuh Diandalkan untuk Percepatan Penurunan Stunting di Padang Pariaman

    Waktu Baca: 3 menit
    Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, membuka Pertemuan GENTING Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2026 di Parit Malintang, Jumat (12/6/2026). (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Gerakan Orang Tua Asuh menjadi salah satu upaya yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk mempercepat penurunan angka stunting. Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat mengajak seluruh elemen masyarakat mengambil peran nyata melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) guna menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

    Ajakan tersebut disampaikan Rahmat saat membuka Pertemuan GENTING Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2026 di Parit Malintang, Jumat (12/6/2026).

    Dalam sambutannya, Rahmat menegaskan bahwa stunting tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik anak, tetapi juga berpengaruh terhadap perkembangan otak, tingkat kecerdasan, dan produktivitas generasi mendatang. Karena dampaknya bersifat jangka panjang dan permanen, upaya pencegahan harus dilakukan sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan.

    “Menjadi Orang Tua Asuh bukan hanya memberi bantuan, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar besar menyelamatkan masa depan anak-anak kita,” tegas Rahmat.

    Ia menjelaskan, keberhasilan program GENTING sangat bergantung pada keterlibatan berbagai pihak sebagai Orang Tua Asuh bagi keluarga yang berisiko mengalami stunting. Menurutnya, kontribusi dapat diberikan oleh pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, perguruan tinggi, media, hingga masyarakat umum sesuai kemampuan masing-masing.

    Rahmat juga mengajak seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Padang Pariaman untuk bersama-sama menjadikan pencegahan stunting sebagai gerakan kolektif daerah.

    “Saya mengajak seluruh lintas sektor untuk ikut bergotong royong menjadi Orang Tua Asuh bagi keluarga berisiko stunting. Dengan kebersamaan, kita dapat mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Padang Pariaman, Azwarman, menyampaikan bahwa GENTING merupakan salah satu program prioritas Quick Win Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN yang mengedepankan semangat gotong royong dalam pencegahan stunting.

    Menurut Azwarman, dukungan yang diberikan oleh Orang Tua Asuh tidak terbatas pada pemenuhan kebutuhan nutrisi. Program tersebut juga mencakup bantuan non-nutrisi berupa penyediaan air bersih dan sanitasi, edukasi pola pengasuhan, serta pemberdayaan ekonomi keluarga.

    “Penanganan stunting tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan agar upaya percepatan penurunan stunting berjalan optimal dan berkelanjutan,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, pelaksanaan GENTING merupakan bentuk implementasi Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Melalui gerakan tersebut, semakin banyak keluarga berisiko stunting diharapkan dapat memperoleh pendampingan dan bantuan yang dibutuhkan.

    Pertemuan GENTING Tahun 2026 diikuti sebanyak 111 peserta yang berasal dari unsur pemerintah daerah, TP PKK, GOW, DWP, BAZNAS, dunia usaha, puskesmas, penyuluh KB, Forum Wali Nagari, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber dari BKKBN Provinsi Sumatera Barat.

    Rahmat menyatakan optimistis sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat akan mempercepat terwujudnya Padang Pariaman Zero Stunting.

    “Setiap anak berhak tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing. Mari bersama menjadi Orang Tua Asuh demi masa depan Padang Pariaman yang lebih baik,” tutupnya. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of TimAS
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *