BREAKING NEWS
    1,057 view

    Fadly Amran Tinjau Banjir, Instruksikan Seluruh OPD Percepat Evakuasi Warga

    Waktu Baca: 4 menit
    Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau langsung lokasi banjir di kawasan Guo, Kelurahan Kuranji, Senin (3/8/2026). (Foto: Diskominfo Padang)

    Padang, AyoSumbar.id – Wali Kota Padang Fadly Amran tinjau banjir yang melanda Kota Padang setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Senin (3/8/2026) siang hingga sore. Bersama Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, ia turun langsung ke sejumlah kawasan terdampak untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan darurat berjalan cepat.

    Banjir terjadi akibat meningkatnya debit air sungai serta meluapnya saluran drainase utama. Genangan merendam kawasan permukiman warga di hampir seluruh kecamatan sehingga Pemerintah Kota Padang mengerahkan seluruh sumber daya untuk merespons kondisi darurat tersebut.

    Fadly Amran memimpin peninjauan sekaligus proses evakuasi di kawasan Guo, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji. Pada waktu yang sama, Wakil Wali Kota Maigus Nasir berada di Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, guna memantau kondisi masyarakat terdampak sekaligus mengoordinasikan penanganan awal.

    Di tengah peninjauan lapangan, Wali Kota Padang menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar memaksimalkan personel dan fasilitas yang dimiliki untuk membantu masyarakat. Menurutnya, keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar harus menjadi fokus utama selama penanganan banjir di Kota Padang berlangsung.

    “Kami terus memantau perkembangan di lapangan dan mengerahkan seluruh personel serta sumber daya yang diperlukan agar penanganan banjir berjalan cepat. Keselamatan warga menjadi prioritas utama kita,” ujar Fadly Amran.

    Ia juga mengingatkan masyarakat, terutama yang bermukim di kawasan rawan bencana maupun di sekitar bantaran sungai, agar meningkatkan kewaspadaan dan segera mengikuti arahan petugas apabila kondisi semakin membahayakan.

    “Kepada masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mengutamakan keselamatan, dan segera mengikuti arahan petugas apabila diminta mengungsi atau menjauhi lokasi yang berpotensi membahayakan,” tambahnya.

    Untuk mempercepat penyelamatan warga, Fadly Amran juga menginstruksikan Sekretaris Daerah Kota Padang bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turun langsung ke lapangan membantu evakuasi di 15 titik banjir di Kota Padang.

    Pemerintah Kota Padang membagi tim penanganan ke sejumlah wilayah terdampak. Fadly Amran memimpin evakuasi di Guo Kuranji, Maigus Nasir memimpin penanganan di Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, sedangkan Sekda Kota Padang Raju Minropa bersama Kepala Dinas Kominfo Tommy TRD memimpin tim di kawasan Jalan By Pass dan sekitar Kompleks Balai Kota.

    Di lokasi lain, personel BPBD Kota Padang dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) bekerja bersama unsur TNI, Polri, Kelompok Siaga Bencana (KSB), serta lembaga swadaya masyarakat (NGO) menyisir daerah terdampak banjir di Kecamatan Koto Tangah, Pauh, Kuranji, Bungus Teluk Kabung, dan Padang Selatan.

    Fadly Amran menjelaskan bahwa pengerahan seluruh jajaran pimpinan perangkat daerah dilakukan agar proses penyelamatan dapat berlangsung lebih cepat, khususnya di wilayah yang membutuhkan penanganan segera.

    “Saya memerintahkan mereka untuk melakukan evakuasi warga di titik terdekat dari posisi masing-masing, membantu BPBD dan Damkar yang mengevakuasi titik-titik paling kritis. Agar proses evakuasi bisa berjalan lebih cepat,” katanya.

    Ia menyebutkan langkah cepat tersebut mulai menunjukkan hasil. Berdasarkan laporan yang diterimanya, tim yang dipimpin Sekda berhasil mengevakuasi rombongan ibu hamil di kawasan belakang Rumah Sakit Siti Rahmah. Sementara itu, petugas Damkar terus mengevakuasi warga di Parak Jambu dan para camat diminta segera mendata seluruh kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.

    Di sisi lain, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan proses evakuasi masih berlangsung di berbagai lokasi yang tergenang banjir di Kota Padang.

    “BPBD bersama OPD terkait serta pemerintah kecamatan dan kelurahan terus mengevakuasi warga yang masih terjebak di lokasi terdampak. Pendataan wilayah dan warga terdampak juga terus dilakukan, namun belum dapat dilakukan secara menyeluruh karena sejumlah lokasi masih sulit diakses akibat tingginya genangan air,” jelas Hendri.

    Untuk memenuhi kebutuhan para korban banjir, Dinas Sosial bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah membuka dapur umum dengan kapasitas produksi sekitar 200 hingga 500 nasi bungkus pada tahap awal. Bantuan lain berupa selimut, pakaian bersih, tenda pengungsian, dan terpal juga telah disiapkan.

    “Selain dari dapur umum, Pemko Padang juga sudah memesan sekitar 1.200 nasi bungkus tambahan untuk segera didistribusikan kepada warga terdampak malam ini,” ujar Fadly Amran.

    Pemerintah Kota Padang juga tetap mengoperasikan seluruh posko kebencanaan dan meminta masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat segera melapor kepada petugas terdekat. Sebagai pusat koordinasi penanganan banjir, Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang resmi difungsikan sebagai Posko Tanggap Darurat Bencana Banjir Kota Padang. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Aris Prima Gunawan
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *