BREAKING NEWS
    2,562 view

    Padang Pariaman Dapat Dana Peternakan Rp5,9 Miliar untuk 2027

    Waktu Baca: 4 menit
    Sekda Padang Pariaman Hendra Aswara menyampaikan alokasi DAK sektor peternakan Tahun Anggaran 2027. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Dana peternakan yang diperoleh Kabupaten Padang Pariaman dari pemerintah pusat untuk Tahun Anggaran 2027 mencapai Rp5,907 miliar. Anggaran tersebut terdiri dari DAK Fisik Rp5,45 miliar dan DAK Nonfisik Rp457,8 juta.

    Informasi itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara, di ruang kerjanya, Jumat (4/9/2026). Ia menyampaikan kabar tersebut setelah menerima laporan dari Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Padang Pariaman, Raflis Efendi.

    Menurut Hendra, alokasi tersebut merupakan hasil perjuangan pemerintah daerah yang konsisten mengusulkan program sektor peternakan kepada Kementerian Pertanian.

    “Alhamdulillah, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Padang Pariaman untuk tahun 2027 mendapatkan DAK dengan total hampir Rp6 miliar. Ini terdiri dari DAK Fisik sekitar Rp5,45 miliar dan DAK Nonfisik sekitar Rp457,8 juta,” ujar Hendra.

    Padang Pariaman menjadi salah satu dari 20 kabupaten/kota di Indonesia yang memperoleh DAK sektor peternakan dan kesehatan hewan tersebut. Bahkan, daerah ini menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Sumatera Barat yang mendapatkan alokasi itu.

    Hendra menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil proses panjang. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah mengajukan proposal secara bertahap sejak 2024.

    “Mulai dari tahun 2024 kita sudah memasukkan proposal. Kemudian tahun 2025 kita kembali mengusulkan, bahkan ada enam proposal yang kita sampaikan ke Kementerian Pertanian. Kita terus memperjuangkannya sampai akhirnya alhamdulillah pada tahun 2027 ini Padang Pariaman mendapatkan DAK,” jelasnya.

    Tiga Puskeswan Dibangun

    Salah satu penggunaan terbesar dari DAK Fisik adalah pembangunan tiga Pusat Kesehatan Hewan atau Puskeswan baru. Fasilitas tersebut akan dibangun di Kecamatan Sungai Geringging, Kecamatan Sungai Limau, dan Kecamatan V Koto Timur.

    Pembangunan tiga Puskeswan sekaligus sarana pendukungnya mendapat alokasi Rp3,33 miliar. Dana itu mencakup pembangunan gedung serta berbagai kebutuhan penunjang pelayanan.

    Fasilitas yang disiapkan meliputi peralatan kantor, instalasi listrik, sumber air, peralatan klinik dan bedah, laboratorium, peralatan pengambilan sampel, peralatan produksi ternak, serta peralatan reproduksi dan kebidanan.

    Puskeswan baru juga akan dilengkapi peralatan pemeriksaan kesehatan bergerak berupa USG.

    “Dengan pembangunan tiga Puskeswan baru ini, pelayanan kesehatan hewan di Padang Pariaman akan semakin dekat dengan masyarakat dan peternak,” kata Hendra.

    Dua Puskeswan Direhabilitasi

    Selain pembangunan fasilitas baru, DAK Fisik juga digunakan untuk meningkatkan kondisi Puskeswan yang telah beroperasi.

    Dua fasilitas yang akan direnovasi ialah Puskeswan Kecamatan Sintuk Toboh Gadang (Sintoga) dan Puskeswan Kecamatan VII Koto Sungai Sariak. Renovasi beserta sarana pendukung keduanya memperoleh anggaran Rp1,82 miliar.

    Pembangunan tiga fasilitas baru dan rehabilitasi dua Puskeswan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat pelayanan kesehatan hewan. Langkah ini sekaligus diarahkan untuk mendukung produktivitas peternakan masyarakat.

    Jalan Usaha Peternakan di Ulakan Tapakis

    Alokasi DAK Fisik lainnya digunakan untuk pembangunan Jalan Usaha Peternakan di Kecamatan Ulakan Tapakis. Pekerjaan tersebut mendapatkan anggaran Rp300 juta.

    Jalan itu ditujukan untuk memperbaiki akses menuju lokasi usaha peternakan. Infrastruktur tersebut juga diharapkan membantu mobilitas peternak dan memperlancar distribusi sarana produksi serta hasil peternakan.

    “Jalan usaha peternakan ini juga penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, terutama dalam memperlancar akses ke lokasi usaha dan distribusi hasil peternakan,” tambahnya.

    DAK Nonfisik Rp457,8 Juta

    Dukungan pemerintah pusat tidak hanya berbentuk pembangunan infrastruktur. DAK Nonfisik sebesar Rp457,8 juta akan diarahkan untuk memperkuat pelayanan kesehatan hewan dan pengawasan keamanan produk hewan.

    Anggaran tersebut mencakup penyediaan obat hewan dan bahan pendukung pelayanan kesehatan. Dana juga digunakan untuk pelayanan kesehatan hewan serta kegiatan pengamatan dan identifikasi penyakit hewan.

    Selain itu, tersedia anggaran untuk pengiriman dan pengujian sampel ke laboratorium. Pengawasan keamanan produk hewan juga menjadi bagian dari pemanfaatan DAK Nonfisik, termasuk pengambilan, pengiriman, dan pengujian sampel produk hewan.

    Hendra meminta seluruh dukungan anggaran tersebut dimanfaatkan secara optimal agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, terutama peternak.

    “Ini merupakan kepercayaan dari pemerintah pusat yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya. Kita berharap pembangunan sarana dan peningkatan pelayanan kesehatan hewan ini benar-benar memberikan manfaat bagi peternak dan masyarakat Padang Pariaman,” tegasnya.

    Lima Puskeswan Ditargetkan Beroperasi

    Pembangunan tiga Puskeswan baru akan menambah jangkauan pelayanan kesehatan hewan di Kabupaten Padang Pariaman. Dengan tambahan tersebut, daerah itu ditargetkan memiliki lima Puskeswan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan hewan.

    Dua Puskeswan yang sudah tersedia akan diperkuat melalui rehabilitasi dan dukungan sarana. Sementara tiga fasilitas baru dibangun menggunakan dukungan DAK Tahun 2027.

    “Harapan kita, dengan adanya lima Puskeswan nantinya, pelayanan kesehatan hewan dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan peternak. Ini tentu menjadi bagian dari upaya kita meningkatkan sektor peternakan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Hendra. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Aris Prima Gunawan
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *