BREAKING NEWS
    1,078 view

    Internalisasi Core Value BerAKHLAK Diperkuat Lewat Lomba ASN Sumbar

    Waktu Baca: 3 menit
    Sekda Sumbar, Arry Yuswandi, saat membuka Lomba Cerdas Cermat BerAKHLAK di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Senin (28/9/2026). (Foto: ADPSB SETDAPROV SUMBAR)

    Padang, AyoSumbar.id – Internalisasi Core Value BerAKHLAK terus diperkuat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Lomba Cerdas Cermat BerAKHLAK di Aula Kantor Gubernur, Senin (28/9/2026). Kegiatan yang digelar Biro Organisasi Setda Provinsi Sumbar itu menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Sumbar ke-81.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, membuka perlombaan yang melibatkan ASN di Pemprov Sumbar dari berbagai perangkat daerah tersebut. Ia menegaskan bahwa nilai BerAKHLAK harus hadir dalam perilaku kerja, bukan sekadar dipahami atau dihafalkan.

    “Yang ingin kita pastikan hari ini adalah pengetahuan, pemahaman, dan pengamalan Core Values ASN BerAKHLAK. Ketika kita mengulang-ulang nilai tersebut, setidak-tidaknya itu menjadi gambaran bahwa nilai-nilai itu semakin terinternalisasi dalam diri kita sebagai ASN,” ujarnya.

    Arry menjelaskan bahwa sebuah nilai tidak seharusnya berhenti sebagai moto atau jargon. Nilai perlu dijiwai karena menjadi dasar sekaligus motivasi bagi ASN ketika melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

    “Ini bukan sekadar moto, tetapi value. Nilai itu merupakan hal yang seharusnya mendasari dan dijiwai oleh setiap ASN dalam menjalankan pekerjaannya,” ujar Arry.

    Menurut Arry, lomba tersebut tidak hanya menguji kemampuan peserta dalam mengingat materi dan menganalisis persoalan. Kompetisi itu juga digunakan untuk memperkuat pemahaman serta melihat sejauh mana nilai BerAKHLAK benar-benar dipegang ASN sebagai pedoman dalam pekerjaan sehari-hari.

    Peserta juga diminta menjaga sportivitas selama perlombaan. Arry menilai kemenangan bukan satu-satunya tujuan karena interaksi antarpeserta dari berbagai perangkat daerah dapat memperkuat kebersamaan dan keakraban.

    “Berkompetisilah secara sportif. Keluarkan segenap kemampuan, tetapi jangan menggunakan berbagai cara untuk menjadi pemenang. Kemenangan bukan tujuan satu-satunya, karena keakraban dan kebersamaan kita hari ini adalah sesuatu yang tidak bisa dinilai dengan materi,” tuturnya.

    Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Sumbar, Dina Febriyanti, menjelaskan bahwa Core Values ASN BerAKHLAK mencakup Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Ketujuh nilai tersebut menjadi fondasi budaya kerja ASN.

    Dina berharap budaya kerja BerAKHLAK berkembang menjadi soul culture yang mendorong ASN memberikan dedikasi dan kinerja terbaik bagi bangsa dan negara. Untuk mencapainya, proses internalisasi perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan pendekatan edukatif dan kreatif.

    “Internalisasi budaya kerja Core Values ini bisa dilaksanakan dalam berbagai bentuk, baik melalui lomba cerdas cermat, pengucapan pada apel pagi maupun kegiatan lainnya. Ke depan juga dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan kreatif seperti pembuatan jingle dan video,” jelasnya.

    Lomba Cerdas Cermat BerAKHLAK 2026 merupakan pelaksanaan kedua. Kegiatan serupa sebelumnya telah digelar pada 2025. Tahun ini, peserta berasal dari 50 perangkat daerah di lingkungan Pemprov Sumbar. Komposisi peserta setiap instansi terdiri dari pejabat eselon III atau pejabat yang disetarakan dengan staf pada masing-masing perangkat daerah.

    Perlombaan berlangsung selama satu hari, dimulai sejak pagi dan dilanjutkan hingga babak final yang direncanakan berakhir sekitar pukul 16.00 WIB. Selain memperkuat pemahaman nilai BerAKHLAK, agenda ini diarahkan untuk membangun kompetisi yang sehat, sportif, dan edukatif sekaligus memeriahkan Hari Jadi Sumbar ke-81.

    Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat BerAKHLAK mendapat dukungan Bank Nagari dan PT Jamkrida. Pembiayaannya bersumber dari DPA Biro Organisasi Setda Provinsi Sumbar.

    Melalui Internalisasi Core Value BerAKHLAK tersebut, Pemprov Sumbar mendorong agar nilai-nilai ASN tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga dipahami, dijiwai, dan diterapkan dalam perilaku kerja. Penguatan budaya kerja itu diharapkan mendukung profesionalisme aparatur serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Sumatera Barat. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Aris Prima Gunawan
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *