BREAKING NEWS
    1,484 view

    Wanita yang Jatuh di Puncak Air Terjun Robo Harau Ditemukan Meninggal

    Waktu Baca: 2 menit
    Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi terhadap jasad Windy Rahma Putri (25), wisatawan asal Padang Pariaman yang terjatuh dari puncak Air Terjun Robo Harau, Limapuluh Kota, Jumat (16/10/2026). (Foto: Tangkapan video)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Operasi SAR di kawasan wisata Air Terjun Robo Harau Kabupaten Limapuluh Kota, akhirnya resmi ditutup setelah jasad wisatawan yang hilang berhasil ditemukan. Korban bernama Windy Rahma Putri (25), seorang wanita asal Padang Pariaman, ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (16/10/2026) siang.

    Jasad korban langsung dibawa menuju rumah duka setelah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Penemuan ini mengakhiri operasi penyelamatan intensif yang berlangsung sejak sore hari sebelumnya di kawasan wisata alam Limapuluh Kota tersebut.

    Kecelakaan maut ini bermula pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 15.45 WIB. Saat itu, korban tengah mandi-mandi di area air terjun. Namun, ia mendadak tergelincir lalu jatuh dari ketinggian. Insiden detik-detik jatuhnya korban bahkan sempat terekam dan beredar luas di media sosial.

    Korban diduga langsung tenggelam dan hanyut setelah terjatuh. Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang (SAR Padang) sendiri baru mendapatkan laporan resmi mengenai peristiwa tersebut pada pukul 17.27 WIB melalui Miko, perwakilan BPBD Limapuluh Kota. Tim penyelamat langsung bergerak melakukan penyisiran awal tak lama setelah menerima laporan.

    Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Abdul Malik, menjelaskan bahwa pencarian lanjutan kembali digeber pada Jumat pagi pukul 07.00 WIB. Untuk mengoptimalkan penyisiran, tim gabungan dipecah menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) yang bergerak di dua sektor berbeda.

    “Operasi ini memfokuskan pencarian pada radius sekitar 570 meter dari titik awal jatuhnya korban. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika tim SAR gabungan menemukan posisi korban pada pukul 10.45 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” jelasnya.

    Proses evakuasi segera dilakukan, dan tim berhasil membawa jasad korban tiba di posko pada pukul 11.45 WIB. Setelah menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk pemakaman, tim gabungan menggelar evaluasi atau debriefing pada pukul 11.55 WIB. Dengan ditemukannya korban, seluruh rangkaian operasi pencarian resmi dihentikan.

    “Pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Personil Pos SAR Limapuluh Kota, TNI, Polri, BPBD Limapuluh Kota, petugas pemadam kebakaran, aparatur nagari, hingga masyarakat setempat,” tukas Abdul Malik. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Aris Prima Gunawan
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *