Muhajir: Capaian Kota Pariaman di Porprov Sumbar 2026 Bukan Hasil Semalam
Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Capaian Kota Pariaman di Porprov Sumbar 2026 diwarnai prestasi membanggakan. Salah satunya keberhasilan cabor sepatu roda keluar sebagai juara umum. Kontingen Kota Pariaman mendominasi cabor tersebut dengan mengoleksi total 27 medali yang terdiri atas 14 emas, 8 perak, dan 5 perunggu.
Capaian ini menjadi catatan positif dalam Porprov XVI Sumbar yang resmi berakhir di Stadion Utama Sumatera Barat, Lubuk Alung, pada Rabu (14/10/2026). Dalam ajang yang kembali bergulir setelah vakum delapan tahun ini, kontingen Kota Pariaman menurunkan 260 atlet terbaiknya untuk berlaga di 35 cabang olahraga.
Selain mengirimkan atlet, Kota Pariaman juga bertindak sebagai salah satu lokasi pertandingan untuk cabor sepatu roda, teqball, dan soft tenis.
Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, yang hadir langsung dalam seremoni penutupan tersebut, menegaskan bahwa hasil kompetisi ini merupakan bahan evaluasi berharga untuk masa depan olahraga daerah.
“Ada kerja keras atlet, pengorbanan pelatih, dukungan keluarga, dan kebanggaan daerah yang menyertai setiap perjuangan. Di balik medali, tugas kita adalah memastikan para atlet terus mendapat ruang untuk berkembang ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Muhajir dikutip AyoSumbar.id Jumat (15/10/2026).
Kader Partai Keadilan Sejahtera ini menilai, prestasi Kota Pariaman di Porprov Sumbar 2026 tidak hadir dalam semalam. Namun, semua telah lewat proses kedisiplinan dan kesiapan mental.
“Ke depan, tantangan kita bukan hanya melahirkan prestasi sesaat, melainkan menjaga potensi atlet Kota Pariaman melalui pembinaan konsisten yang didukung fungsi penganggaran serta pengawasan pembangunan yang jelas,” hemat Muhajir.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menyampaikan bahwa esensi utama dari Porprov XVI Sumbar adalah mempererat hubungan antardaerah.
“Kompetisi semestinya mempererat hubungan antardaerah, bukan menjadi alasan untuk saling memisahkan. Jaga terus sportivitas, kekompakan, dan persaudaraan,” tutur Vasko.
Ia juga berharap seluruh dinamika kompetisi tahun ini menjadi modal penting bagi kemajuan olahraga di Sumatera Barat. “Saya berharap pengalaman penyelenggaraan 2026 menjadi bahan evaluasi total agar Porprov berikutnya pada tahun 2028 dapat berlangsung dengan jauh lebih baik,” pungkasnya. (*)
