Bantuan Bencana Galodo Solok dari Padang Pariaman Rp100 Juta
Solok, AyoSumbar.id – Bantuan bencana galodo Solok diserahkan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kepada masyarakat terdampak di Arosuka, Kabupaten Solok, Rabu malam (23/9/2026). Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, memimpin langsung penyerahan bantuan di Posko Utama Penanganan Bencana Kabupaten Solok.
Rombongan Pemkab Padang Pariaman disambut Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian, Bupati Solok Jon Firman Pandu, Wakil Bupati Solok H. Candra, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Solok.
John Kenedy Azis datang bersama Kepala Bapelitbangda, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Sosial P3A, Kepala Pelaksana BPBD, serta jajaran terkait dan Prokopim Kabupaten Padang Pariaman.
Bantuan itu dihimpun melalui gerakan “Padang Pariaman Peduli”. Paket bantuan terdiri dari Family Kids sebanyak 10 box, Hygiene Kids 20 box, kasur lipat 10 buah, selimut 20 buah, matras 30 buah, serta uang tunai Rp100 juta.
John Kenedy Azis mengatakan kedatangan Pemkab Padang Pariaman tidak hanya berorientasi pada penyerahan bantuan. Menurutnya, kehadiran tersebut juga menjadi bentuk empati dan solidaritas bagi warga Kabupaten Solok yang sedang menghadapi bencana.
“Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi membawa rasa kepedulian dan rasa kebersamaan dari masyarakat Padang Pariaman untuk saudara-saudara kita di Kabupaten Solok. Ketika saudara kita mengalami musibah, kita harus hadir dan saling membantu,” ujar John Kenedy Azis.
Ia menilai bencana tidak mengenal batas wilayah administrasi. Karena itu, penanganannya membutuhkan kebersamaan, gotong royong, serta dukungan dari berbagai pihak.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat. Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Solok, tetap kuat dan tabah menghadapi musibah ini. Kabupaten Solok tidak sendirian,” tegasnya.
John Kenedy Azis juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana. Mereka antara lain Pemkab Solok, BPBD, BNPB, TNI-Polri, Basarnas, relawan, tenaga kesehatan, dan masyarakat yang bergotong royong dalam proses evakuasi serta pemulihan.
Galodo Melanda Arosuka
Bencana banjir bandang di Solok sebelumnya menerjang kawasan Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin malam (21/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Banjir bandang di Solok terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Material berupa lumpur, batu, pasir, dan kayu terbawa arus hingga menerjang kawasan Arosuka, termasuk kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok.
Pembaruan data BNPB per Selasa (22/9/2026) mencatat satu orang meninggal dunia dan satu orang masih dalam pencarian. Selain itu, satu warga mengalami luka berat dan tiga orang lainnya luka ringan. Bencana tersebut juga membuat 9 kepala keluarga atau 32 jiwa mengungsi ke sejumlah lokasi yang telah disiapkan.
Dampaknya meluas ke permukiman dan fasilitas publik. BNPB mencatat sekitar 100 unit rumah terdampak, dua kantor pemerintahan mengalami kerusakan berat, dan sembilan kantor pemerintahan mengalami kerusakan ringan.
Satu fasilitas kesehatan ikut terdampak. Satu jembatan di jalur utama Arosuka juga dilaporkan putus, sedangkan sejumlah kendaraan terdampak akibat material banjir bandang di Solok.
Material galodo turut menutup akses Jalan Raya Padang–Solok sehingga mengganggu mobilitas masyarakat. Sejumlah kantor pemerintahan di kawasan perkantoran Arosuka juga tertimbun material lumpur dengan ketebalan yang cukup signifikan.
Pemkab Solok kemudian menetapkan status tanggap bencana. Status tersebut diberlakukan untuk mempercepat evakuasi, pembersihan material, pendataan kerusakan, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak.
Dukungan dari berbagai daerah dan lembaga terus berdatangan setelah bencana terjadi. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mempercepat penanganan dan pemulihan.
Solidaritas Padang Pariaman untuk Solok
John Kenedy Azis menegaskan bantuan dari Padang Pariaman merupakan perwujudan semangat “saciok bak ayam, sadanciang bak basi” dalam menghadapi persoalan kemanusiaan.
Ia berharap seluruh bantuan yang disalurkan dapat segera dimanfaatkan warga yang membutuhkan. Distribusinya diharapkan dilakukan secara tepat sasaran melalui Posko Utama Penanganan Bencana Kabupaten Solok.
“Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada masyarakat Kabupaten Solok, memberikan ketabahan kepada keluarga yang kehilangan, serta memberikan keselamatan bagi seluruh petugas dan relawan yang sedang bekerja di lapangan. Kita doakan proses penanganan dan pemulihan dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Penyerahan bantuan bencana galodo Solok dari Padang Pariaman tersebut menjadi bagian dari dukungan antardaerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat. (*)
