AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
10,045 view

Buku Sejarah Kota Solok 1956-2018 Dibedah Niniak Mamak hingga Mahasiswa

Berita dunia: bagaimana Sejarah Kota Solok 1956-2018 mempengaruhi dinamika global?
Wawako Solok, Suryadi Nurdal, memberikan sambutan jelang membuka bedah buku Sejarah Kota Solok 1956-2018 di Akmal Room, Bappeda Kota Solok, Selasa (12/8/2025). (Foto: Diskominfo Kota Solok)

Solok, AyoSumbar.id – Buku berjudul Sejarah Kota Solok 1956-2018 dibedah dalam kegiatan yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok di Akmal Room, Bappeda Kota Solok, Selasa (12/8/2025).

Acara itu menghadirkan sejumlah tokoh penting. Mulai dari ninik mamak, bundo kanduang, akademisi, mahasiswa, hingga mantan Wali Kota Solok periode 2005–2010, Drs. Syamsu Rahim.

Kegiatan dibuka dengan penyerahan cendera mata berupa buku-buku karya dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (Unand) oleh Hary Efendi Iskandar, mewakili tim penulis, dan didampingi pembahas Zulqaiyyim, dengan moderator, Dalmenda.

Wakil Wali Kota Solok, Suryadi Nurdal, menegaskan bahwa penulisan buku ini adalah langkah strategis untuk merekam perjalanan panjang Kota Solok sekaligus menghadirkan warisan pengetahuan bagi generasi mendatang.

Menurutnya, Sejarah Kota Solok 1956-2018 bukan sekadar catatan kronologis, melainkan sarana edukasi dan sumber kebanggaan yang memperkenalkan identitas Kota Beras Serambi Madinah ke khalayak luas.

“Buku ini adalah bukti komitmen kita untuk menjaga memori kolektif, sekaligus mendorong rasa cinta terhadap daerah,” ujarnya. Ia pun mengapresiasi kerja keras seluruh tim penulis yang berhasil merampungkan proses penulisan meski menghadapi tantangan besar.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok, Refendi, menilai kegiatan bedah buku ini sebagai momentum penting untuk mengupas akar budaya dan sejarah Kota Solok secara lebih mendalam.

Ia menjelaskan, isi buku memuat jejak langkah para pendahulu dan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi pembangunan kota. Lebih jauh, ia menyebut bahwa Sejarah Kota Solok 1956-2018 juga akan menjadi bagian dari upaya pelestarian sejarah lokal.

Hal itu, sambungnya, sejalan dengan revitalisasi bangunan Medan Nan Bapaneh di kawasan Kantor Balai Kota dan Masjid Lubuk Sikarah. “Buku ini kelak akan ditempatkan di sana, sehingga masyarakat dapat mengakses dan mempelajari sejarahnya secara langsung,” tutupnya. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version