BREAKING NEWS
    2,170 view

    Cuaca Ekstrem di Padang Pariaman Picu Delapan Titik Bencana

    Waktu Baca: 5 menit
    Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis saat bersama Kepala BNPB meninjau lokasi terdampak bencana di Padang Pariaman beberapa waktu lalu. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

    “Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Padang Pariaman untuk tetap siaga dan meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi yang tinggal di kawasan rawan longsor, bantaran sungai, maupun daerah yang berpotensi terdampak angin kencang,” ujarnya.

    “Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama. Apabila terjadi kondisi yang membahayakan, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman dan segera melaporkannya kepada pemerintah nagari, pemerintah kecamatan, atau BPBD agar dapat segera ditindaklanjuti,” sambung bupati.

    Ia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah, camat, wali nagari, serta seluruh unsur terkait untuk terus memperkuat koordinasi, mempercepat penanganan di lapangan, dan memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi.

    “Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman akan terus hadir di tengah masyarakat dalam setiap kondisi. Kami memastikan seluruh jajaran tetap siaga untuk melakukan penanganan, pendataan, dan penyaluran bantuan kepada warga terdampak,” jelasnya.

    “Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya, serta selalu mengikuti informasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan BMKG,” imbuh JKA.

    Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik melalui penanganan bencana yang cepat, terpadu, dan berkelanjutan hingga seluruh wilayah terdampak kembali pulih. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Aris Prima Gunawan
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *