BREAKING NEWS
    16,016 view

    Kecelakaan Kereta di Belakang SMA Adabiah, 7 Pelajar jadi Korban

    Waktu Baca: 2 menit
    Kondisi mobil yang ditabrak kereta api tujuan BIM di Jati Parak Gadang, tepatnya di belakang SMA Adabiah Padang, Kamis (21/8/2025). (Foto: Warga)

    Padang, AyoSumbar.id – Kecelakaan kereta di belakang SMA Adabiah menggetarkan warga Jati Parak Gadang, Kota Padang, Kamis (21/8/2025) siang. Suara benturan keras antara kereta bandara dengan sebuah minibus membuat panik orang-orang di sekitar lokasi.

    Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Satu unit minibus jenis Honda Brio dengan nomor polisi F 1150 FAO tertemper kereta api rute Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

    Berdasarkan kesaksian warga, kereta dari arah Simpang Aru. Mobil tersebut datang dari arah Jati Parak Salai dengan tujuan menyeberangi rel menuju Jalan Raya Jati. Namun, sebelum sempat melintasi jalur, kereta sudah lebih dulu menghantam.

    Benturan keras membuat mobil terseret sekitar 10 meter dari titik tabrakan. Warga sekitar berlarian untuk menolong. Melihat isi mobil, warga pun kaget karena keseluruhannya adalah pelajar. Proses evakuasi korban pun berjalan dramatis.

    Informasi sementara, korban berjumlah 7 orang. Satu di antaranya dikabarkan meninggal dunia. “Penumpang di belakang tampak sangat parah,” ujar seorang warga dalam video kecelakaan yang beredar di media sosial.

    Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat oleh warga bersama petugas yang datang ke lokasi. Ketujuh pelajar yang menjadi korban kecelakaan kereta api di Jati Padang itu, diketahui siswa dari SMAN 10 Padang. Keseluruhannya masih duduk di bangku kelas 11.

    Hingga berita ini diturunkan, kondisi terkini para korban masih dalam penanganan intensif pihak medis. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait kecelakaan kereta api di Jati Padang ini. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Arditono
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *