BREAKING NEWS
    4,347 view

    Kerugian Peternak di Pariaman Akibat Bencana Capai Rp91 Juta

    Waktu Baca: 1 menit
    Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Marlina Sepa, menjelaskan terkait kerugian yang dialami peternak di Kota Pariaman akibat bencana hidrometeorologi. (Foto: Diskominfo Pariaman)

    Pariaman, AyoSumbar.id – Kerugian peternak di Pariaman akibat bencana hidrometeorologi ekstrem mencapai Rp91 juta setelah banjir menghanyutkan dan merendam hewan ternak milik warga di Kota Pariaman.

    Bencana hidrometeorologi ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, termasuk Kota Pariaman, tidak hanya menimbulkan kerusakan bangunan dan permukaan tanah, tetapi juga berdampak langsung pada sektor peternakan warga. Sejumlah hewan ternak dilaporkan mati akibat terendam air dan terseret arus banjir.

    Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Marlina Sepa, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada 26–27 November 2025 di Desa Rambai, Kecamatan Pariaman Selatan. Wilayah ini menjadi salah satu kawasan terdampak paling parah karena berada di sekitar aliran Sungai Batang Mangau.

    “Banjir menyebabkan sejumlah ternak milik warga tidak dapat diselamatkan. Hewan yang terdampak meliputi kambing, sapi, dan kerbau,” kata Marlina, Senin (29/12/2025).

    Ia menjelaskan, hasil pendataan pemerintah daerah menunjukkan kerugian peternak di Pariaman cukup signifikan akibat kejadian tersebut. “Berdasarkan pendataan kami, total kerugian peternak mencapai sekitar Rp91 juta akibat ternak yang mati karena terendam dan terseret arus banjir,” ujarnya.

    Marlina menambahkan, Kota Pariaman termasuk daerah yang rentan terdampak siklus hidrometeorologi. Sejumlah titik mengalami banjir, terutama kawasan yang bersinggungan langsung dengan aliran Sungai Batang Mangau di Kecamatan Pariaman Selatan. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Arditono
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *