BREAKING NEWS
    4,935 view

    Ketua KAN Sungai Aur Dorong Sinergi Atasi Pekat dan Perkuat Peran Adat

    Waktu Baca: 3 menit
    Ketua KAN Sungai Aur, H. Nofrizal Tuanku Sambah Pucuk Adat Sungai Aur Sebelah Kiri dan Sekretaris KAN Yulnefri Sutan Gagah, Sebelah Kanan, Rabu (7/1/2026). (Foto: Saipen/Tim AS)

    Pasaman Barat, AyoSumbar.id – Ketua KAN Sungai Aur, H. Nofrizal Tuanku Sambah Pucuk Adat Sungai Aur, yang baru dilantik pada Kamis (18/12/2025), menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan pemerintah, perusahaan, organisasi masyarakat, serta instansi terkait lainnya dalam memperkuat peran adat sekaligus mengantisipasi berbagai penyakit masyarakat (pekat).

    Dalam pernyataannya, Nofrizal menekankan bahwa KAN Sungai Aur tidak hanya berfungsi sebagai lembaga adat, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga ketertiban sosial. Ia menilai bahwa pekat seperti pencurian, tindak kriminal, dan perilaku menyimpang lainnya harus dicegah melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan semua unsur masyarakat.

    “Adat bukan hanya simbol budaya, tetapi juga benteng moral masyarakat. Dengan melibatkan ninik mamak, penghulu, dan tokoh masyarakat, kita bisa bersama-sama menjaga nagari dari ancaman pekat yang merusak tatanan sosial,” ujar Nofrizal kepada awak media, Rabu (7/1/2026).

    Ia juga menghimbau kepada pemerintah nagari di Kecamatan Sungai Aur agar lebih aktif bekerja sama dengan KAN dalam setiap kegiatan. Menurutnya, keterlibatan tokoh adat dan masyarakat akan memperkuat legitimasi serta efektivitas program pembangunan maupun kegiatan sosial yang dilaksanakan di nagari.

    Selain itu, Nofrizal menegaskan bahwa KAN Sungai Aur siap menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah maupun pihak swasta. Hal ini penting agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik, sekaligus memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai kebutuhan lokal.

    Sementara itu, Sekretaris KAN Kecamatan Sungai Aur, Yulnefri, Sutan Gagah, turut memberikan dukungan atas gagasan yang dicetuskan oleh Ketua KAN. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan berupaya memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program-program yang berorientasi pada penegakan adat dan pemberantasan pekat.

    “Kami berharap terobosan yang dilakukan Ketua KAN dapat menjadi langkah awal yang kuat untuk membangun sinergi antara adat dan pemerintah. Dukungan dari semua pihak akan menjadi kunci keberhasilan,” kata Yulnefri.

    Berita mengenai terobosan Ketua KAN Sungai Aur ini disampaikan setelah berlangsungnya Sidang Paripurna Istimewa DPRD Pasaman Barat dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pasaman Barat ke-22. Kehadiran Ketua KAN dalam momentum tersebut menunjukkan komitmen lembaga adat untuk turut serta dalam agenda-agenda resmi pemerintahan daerah.

    Keterlibatan KAN Sungai Aur dalam sidang paripurna juga menjadi simbol bahwa adat dan pemerintahan harus berjalan beriringan. Dengan demikian, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai sosial dan budaya yang menjadi identitas masyarakat Pasaman Barat.

    Langkah yang diambil oleh Ketua KAN Sungai Aur ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi nagari lain di Pasaman Barat. Dengan memperkuat peran adat, melibatkan tokoh masyarakat, serta bekerja sama dengan pemerintah dan pihak swasta, maka upaya pemberantasan pekat dan penguatan pembangunan sosial dapat berjalan lebih efektif. (*)

    Avatar of Saipen Kasri
    Avatar of Arditono
    Avatar of Saipen Kasri
    Saipen Kasri
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *