BREAKING NEWS
    2,912 view

    Ketua TSR 1: Pusat Bantu MBG Solok Selatan Gratiskan Seragam hingga Biaya Sekolah

    Waktu Baca: 3 menit
    Tim 1 Safari Ramadhan Pemkab Solok Selatan serahkan bantuan pembangunan Masjid Da'Watul Ilahi Batang Limpaung, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh. (Foto: Ardi/TimAs)

    Solok Selatan, AyoSumbar.id – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan tantangan kebencanaan yang melanda Sumatera Barat sepanjang 2025, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memastikan komitmen pembangunan tetap berjalan. Dan keterbatasan fiskal bukan alasan untuk memperlambat pelayanan kepada masyarakat.

    Salah satu fokus utama tahun 2026 adalah sektor pendidikan. Jika pemerintah pusat menghadirkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), maka Pemkab Solok Selatan bersama Pemprov Sumbar mengambil peran dengan menyiapkan seragam sekolah gratis serta pembebasan biaya pendidikan bagi siswa dari tingkat TK hingga SMA/SMK.

    “Pemerintah pusat menyediakan makan bergizi gratis, sementara kita di daerah bersama provinsi memastikan seragam dan biaya sekolah gratis bagi masyarakat Solok Selatan,” tegas Bupati Solok Selatan Khairunas saat mengunjungi Masjid Da’Watul Ilahi bersama Tim 1 Safari Ramadhan Solok Selatan yang dipimpinnya, Senin (23/2/2026) malam.

    Tak hanya pendidikan formal, Bupati mengatakan, pembangunan karakter generasi muda juga diperkuat melalui program rumah tahfidz yang terus berlanjut pada 2026. Saat ini tercatat 432 rumah tahfidz aktif dengan total 3.628 santri yang menghafal Al-Qur’an dari 1 hingga 30 juz.

    “Program ini diharapkan menjadi fondasi pembentukan akhlak dan moral generasi masa depan Solok Selatan,” jelas Khairunas.

    Di sektor kesehatan, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional di Solok Selatan telah mencapai 99,07 persen. Pembiayaan bersumber dari APBN, APBD Provinsi, dan APBD Kabupaten. Pemerintah daerah juga memastikan layanan kesehatan gratis tersedia di seluruh rumah sakit dan puskesmas.

    Meski demikian, Bupati menyoroti masih ada pelayanan rumah sakit yang perlu ditingkatkan dan berjanji melakukan pembenahan.

    “Kita juga menerima keluhan masyarakat terkait kurang maksimalnya pelayanan di rumah sakit daerah dan di puskesmas,” tegasnya.

    Sementara itu, geliat ekonomi masyarakat menunjukkan perkembangan positif. Lebih dari 1.300 UMKM berhasil naik kelas, menjadi indikator tumbuhnya kemandirian ekonomi lokal di tengah keterbatasan anggaran.

    “Kita ekonomi di masyarakat tumbuh pesat, makan akan dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah,” tuturnya

    Bupati Kahirunas bersama Anggota DPRD Indra Sari Putra menyerahkan bantuan pembangunan sebesar Rp30 juta, dan Kepala Bank Nagari Cabang Lubuk Gadang Eko menyerahkan Rp1 juta. Kain sarung diserahkan Sekdakab dan Mukenah diserahkan Kabag Kesra Mahadolok Ritonga kepada pengurus masjid.

    Ketua Baznas Solsel Zulfajriadi menyerahkan bantuan biaya hidup kepada Lansia Rp20 juta dan beasiswa pendidikan Rp25,500.000 disaksikan oleh kepala OPD dan jemaah masjid tersebut, serta penyampaian tausiyah agama oleh Ustadz Adri Wahyudi.

    Masjid Sediakan Kebutuhan Jenazah dan Bantuan Pendidikan Anak Yatim

    Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Da’Watul Ilahi Batang Limpaung,  Asril mengatakan, masjid ini sudah menghabiskan anggaran sekitar Rp1,5 miliar untuk pelaksanaan renovasi sejak tahun lalu.

    Keberadaan masjid ini katanya, tidak sekedar untuk kegiatan jemaah tetapi juga untuk kegiatan sosial. Masjid menyediakan kebutuhan penyelenggaraan jenazah, bagi warga yang meninggal dunia tinggal jemput kebutuhannya di masjid ini.

    Termasuk kebutuhan pendidikan anak yatim, dan makanan bergizi berbuka puasa selama Ramadhan.

    “Masing-masing anak yatim terima Rp2,5 juta per tahun, ini merupakan bantuan sosial masyarakat berupa sedekah dan lainnya,” tuturnya. (adi)

    Avatar of Arditono
    Avatar of TimAS
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *