BREAKING NEWS

    Khairunas Dorong Pembenahan Total Data Dasawisma: Pembangunan Tak Bisa Lagi Berbasis Perkiraan

    Waktu Baca: 2 menit
    Bupati Solok Selatan menyampakan di Aula Sarantatau Sasurambi bahwa seluruh data tidak boleh lagi dalam perkiraan tapi benar-benar ril, Senin (26/1/2026). Foto: ARDI/TimAs

     

    Solok Selatan,Ayosumbar.id — Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menegaskan pentingnya data yang valid dan faktual sebagai pijakan utama pembangunan daerah. Data Dasawisma, yang merekam kondisi riil keluarga hingga tingkat paling bawah, dinilai memiliki peran krusial dalam menentukan arah kebijakan di berbagai sektor, mulai dari kependudukan, kesehatan, pendidikan, sosial, hingga program pengentasan kemiskinan.

     

    Keseriusan tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan evaluasi implementasi Aplikasi Data Dasawisma yang digelar Pemkab Solok Selatan, Senin (26/01/2026) di Aula Sarantatau Sasurambi Kantor Bupati Solsel.

     

    Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, di antaranya Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Selatan, para Wali Jorong, Wali Nagari, Camat, pendata PKH dari Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Badan Pusat Statistik (BPS).

     

    Dalam arahannya, Bupati Solok Selatan H. Khairunas menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh lagi bertumpu pada asumsi, melainkan harus berbasis data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia menyebut Aplikasi Data Dasawisma sebagai bagian penting dari upaya mewujudkan kebijakan Solok Selatan Satu Data.

     

    “Sejak awal kepemimpinan, saya menempatkan data sebagai fondasi utama dalam setiap kebijakan. Karena itu, penyempurnaan Aplikasi Data Dasawisma harus menjadi prioritas bersama,” tegas Khairunas.

     

    Menurutnya, waktu yang tersedia untuk pengembangan aplikasi tersebut sudah sangat panjang. Oleh sebab itu, tahapan diskusi, sosialisasi, dan perencanaan dinilai telah cukup. Saat ini, yang dibutuhkan adalah evaluasi menyeluruh terhadap capaian kerja, komitmen, dan tanggung jawab seluruh pihak terkait.

     

    Bupati Khairunas menekankan bahwa evaluasi ini mencakup seluruh lini, mulai dari Wali Jorong, Wali Nagari, Camat, hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

     

    “Kita mengharapkan adanya target yang jelas, indikator capaian yang terukur, serta kepastian waktu penyelesaian agar Aplikasi Data Dasawisma benar-benar dapat dimanfaatkan sebagai instrumen strategis pembangunan daerah,” tuturnya. (adi)

    Avatar of Arditono
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Penulis

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *