Laga Wushu di Porprov XVI Sumbar Dimulai, 198 Atlet Unjuk Gigi
Bukittinggi, AyoSumbar.id — Laga atlet Wushu di Porprov XVI Sumbar 2026 resmi dimulai di Sport Center Ateh Ngarai, Bukittinggi, Selasa (6/10/2026). Ketua Umum KONI Sumatera Barat Hamdanus membuka langsung pertandingan yang diikuti 198 atlet putra dan putri dari 14 kabupaten/kota.
Pertandingan wushu berlangsung pada 6-10 Oktober 2026. Para atlet bersaing di berbagai kelas pertandingan dalam rangkaian Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar.
Pembukaan turut dihadiri Ketua Pengprov Wushu Indonesia (WI) Sumbar Yanisman. Sementara itu, pertandingan dipimpin jajaran wasit dari Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI).
Yanisman menilai Wushu Porprov XVI Sumbar tidak sebatas menjadi arena perebutan medali. Kompetisi tingkat provinsi tersebut juga menjadi bagian dari persiapan atlet untuk menghadapi jenjang pertandingan yang lebih tinggi, termasuk Pra-PON dan PON 2028.
Menurut dia, kompetisi provinsi penting untuk mengukur kemampuan sekaligus perkembangan atlet wushu Sumbar. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada KONI Sumbar atas upaya yang dilakukan hingga Porprov XVI dapat terselenggara.
Pandangan serupa disampaikan Hamdanus. Ketua Umum KONI Sumbar itu menegaskan Porprov memiliki peran dalam membangun jenjang prestasi atlet Sumatera Barat.
Ia membedakan Porprov dengan kejuaraan provinsi karena Porprov merupakan bagian dari pembinaan berjenjang untuk mengantarkan atlet menuju level prestasi yang lebih tinggi.
“Ini termasuk kontingen terbesar. Berjuanglah mendapatkan medali karena bonus sedang menunggu atlet,” kata Hamdanus saat membuka pertandingan.
Hamdanus meminta seluruh peserta menunjukkan semangat bertanding sekaligus menjaga sportivitas. Ia berharap persaingan dalam Porprov dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang nantinya memperkuat Sumatera Barat pada ajang nasional.
“Walaupun Bukittinggi dingin, semangat kita harus tetap menyala dalam semangat sportivitas,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan komitmen KONI Sumbar untuk meneruskan pembinaan olahraga melalui penyelenggaraan Porprov berikutnya. “Insya Allah kita akan tetap melaksanakan Porprov 2028. Ini dipersembahkan demi kejayaan olahraga Sumbar,” tegasnya.
Rangkaian pembukaan cabor wushu kemudian ditutup dengan pertunjukan nomor seni Taolu jurus pedang atau Jiansu. Penampilan tersebut diperagakan atlet Kota Bukittinggi, Aliatul Zikra Zifana.
Pertunjukan berikutnya dibawakan atlet Kota Solok, Sadam Hussen, melalui nomor Nan Quan, salah satu jurus dalam kategori seni bela diri aliran selatan.
Dengan keterlibatan atlet dari 14 kabupaten/kota, Wushu Porprov XVI Sumbar diharapkan menjadi ruang untuk memunculkan talenta-talenta baru. Ajang ini sekaligus menjadi salah satu pijakan dalam menyiapkan kekuatan Sumatera Barat menuju Pra-PON dan PON 2028. (*)
