AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
11,564 view

Lansia Hilang di Hutan Mentawai 2 Hari Akhirnya Ditemukan

Gambar yang menggambarkan realitas sosial dari fenomena Lansia Hilang di Hutan Mentawai,Justa Kinere Sakelak,Wanita lansia yang hilang di hutan Mentawai.
Anggota Babinsa Kodim 0319 Mentawai memapah Justa Kinere Sakelak, nenek yang hilang di hutan hutan Desa Pasakiat Taileleu, Kecamatan Siberut Barat Daya, Sabtu (23/8/2025). Ia ditemukan selamat setelah lima hari pencarian. (Foto: IST)

Mentawai, AyoSumbar.id – Lansia hilang di Hutan Mentawai akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah dua hari menghilang. Justa Kinere Sakelak (65), warga Dusun Peipei, Desa Pasakiat Taileleu, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, sempat membuat keluarganya cemas karena tidak kunjung pulang usai mencari rotan.

Penantian panjang itu berakhir pada Sabtu (23/8/2025) sore, ketika tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi Justa dalam keadaan selamat. Lansia tersebut ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB di kawasan hutan Dusun Makoddiai, Desa Pasakiat Taileleu, berjarak hampir tiga kilometer dari titik terakhir ia terlihat.

Kepala Kantor SAR Mentawai, Rudi, menyampaikan bahwa keberhasilan operasi tidak lepas dari kerja sama banyak pihak. “Alhamdulillah, pada pencarian hari kedua korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama seluruh unsur SAR gabungan dan dukungan masyarakat. Penggunaan drone thermal sangat membantu mempercepat proses pencarian,” ujar Rudi.

Justa dilaporkan hilang sejak Senin (18/8/2025) malam. Ia pergi mencari rotan di sekitar Bat Simaruei, namun tak kembali hingga Kamis (21/8/2025). Upaya pencarian oleh keluarga tidak membuahkan hasil. Pada Jumat (22/8/2025) pagi, mereka akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.

Kantor SAR Mentawai langsung mengerahkan tim rescue pada Jumat pukul 05.30 WIB. Dengan menggunakan RIB 02, tim menempuh perjalanan sekitar dua jam lewat jalur laut dan satu jam lewat jalur darat untuk mencapai lokasi.

Pada hari pertama pencarian, area seluas 1,8 km² disisir, namun korban belum juga ditemukan. Operasi dilanjutkan keesokan harinya dengan memperluas pencarian hingga 7,56 km², melibatkan tim SAR, TNI, Polri, perangkat desa, dan masyarakat setempat.

Sabtu siang, sekitar pukul 10.45 WIB, tim tiba di titik terakhir Justa terlihat (Last Known Position/LKP) untuk memulai pencarian sesuai rencana operasi. Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 14.00 WIB, survivor berhasil ditemukan sejauh 2,8 kilometer arah selatan dari LKP awal.

Wanita lansia yang hilang di hutan Mentawai itupun segera dievakuasi ke Puskesmas Peipei untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Pada pukul 15.36 WIB, ia akhirnya diserahkan kembali ke keluarga dalam kondisi selamat.

Rudi menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua unsur yang terlibat. “Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu. Dukungan masyarakat dan kerja sama tim menjadi kunci keberhasilan operasi ini,” katanya.

Operasi SAR kemudian resmi ditutup pada Sabtu sore, pukul 18.10 WIB, setelah seluruh personel dikembalikan ke kesatuan masing-masing usai debriefing di dermaga Tua Pejat.

Dengan ditemukannya Justa Kinere Sakelak dalam keadaan selamat, pencarian yang sempat menegangkan itu pun berakhir lega. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version