Lokasi Pembangunan Yonif TP 901 Agam Disurvei Tim Puskon Kemhan
Agam, AyoSumbar.id – Lokasi pembangunan Yonif TP 901 Agam disurvei langsung Tim Pusat Konstruksi (Puskon) Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI), kemarin.
Kunjungan ini merupakan langkah awal survei kesiapan lahan dan fasilitas pendukung untuk pembangunan markas Batalyon Infanteri Tempur tersebut.
Rombongan dipimpin oleh Kolonel Czi Asril Arifin dan disambut langsung oleh Asisten I Setda Agam, Rahman, yang hadir mewakili Bupati Agam.
Dalam kegiatan yang dipusatkan di kawasan Sungai Jariang, Kecamatan Lubuk Basung ini, tim melakukan evaluasi terhadap kondisi geografis serta infrastruktur yang tersedia di sekitar lokasi yang direncanakan sebagai pusat kegiatan Yonif TP 901 Agam.
Kolonel Asril dalam keterangannya menyebutkan, survei ini penting untuk memastikan kelayakan lokasi dari berbagai aspek, termasuk rencana land clearing dan kebutuhan fasilitas pendukung lainnya.
Selain meninjau lokasi utama, tim juga mempertimbangkan dua alternatif lokasi sementara (marshalling area) yang bisa digunakan oleh personel saat masa pembangunan berlangsung.
Menurut Kolonel Asril, dua titik yang menjadi perhatian adalah SD Negeri 58 Batuhampa dan area milik PT Inang Sari. Keduanya dinilai memiliki potensi untuk dijadikan sebagai lokasi sementara atau alternatif jika dibutuhkan dalam tahapan pembangunan Yonif TP 901 Agam.
Ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah, baik dari segi administrasi maupun teknis, guna memperlancar proses realisasi pembangunan.
Menanggapi hal tersebut, Rahman menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim Kemhan RI dan menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Agam dalam mendukung rencana strategis nasional ini.
Menurutnya, Pemkab Agam siap memfasilitasi segala bentuk kebutuhan yang diperlukan dalam proses awal pembangunan Yonif TP 901 Agam.
“Keberadaan Yonif TP 901 tidak hanya memperkuat sistem pertahanan di wilayah barat Indonesia, tetapi juga akan membawa dampak positif bagi keamanan, pembangunan, dan ekonomi masyarakat Agam,” ujar Rahman.
Ia menambahkan bahwa kehadiran ratusan personel TNI beserta keluarga akan menggerakkan sektor ekonomi lokal dan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.
Dengan potensi pertumbuhan aktivitas sosial dan ekonomi yang besar, pembangunan Yonif TP 901 Agam dinilai sebagai langkah strategis yang menyentuh berbagai sektor.
Pemerintah daerah berharap proses survei yang dilakukan hari ini menjadi landasan kuat untuk memulai pembangunan sesegera mungkin, sejalan dengan upaya penguatan pertahanan nasional serta kemajuan wilayah Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Agam. (*)
