Longboat Rombongan Anggota DPRD Mentawai Terbalik: 10 Orang Belum Ditemukan
Mentawai, AyoSumbar.id – Longboat rombongan anggota DPRD Mentawai terbalik di perairan Selat Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Senin (14/7/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.
Informasi sementara, kecelakaan laut ini menimpa perahu yang membawa 18 orang penumpang. Termasuk seorang anggota DPRD Mentawai, Isar Taileleu, dua orang anaknya, lalu beberapa staf dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mentawai.
Awalnya, longboat mengaku 16 orang penumpang. Namun, rombongan menyinggahi Guluguluk untuk menjemput dua penumpang tambahan sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan yang berakhir nahas.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Mentawai, Dhio, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi insiden itu pada pukul 17.40 WIB. Tim penyelamat pun langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian dengan estimasi perjalanan sekitar 1,5 jam dari Dermaga Tuapejat.
“Tujuh orang penumpang dilaporkan berhasil menyelamatkan diri dengan berenang menggunakan pelampung menuju Dusun Mapinang, Desa Sikakap,” ungkapnya.
Hingga malam hari, dilaporkan terdapat 10 penumpang lainnya belum ditemukan. Mereka diduga sempat bertahan di atas badan longboat sebelum akhirnya hilang kontak. Proses pencarian pun terus dilakukan oleh tim SAR gabungan menggunakan perahu karet dan kapal KN Rahma Wijaya.
Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana Samaloisa, turut memberikan keterangan mengenai kronologi kejadian. Ia mengatakan bahwa rombongan tersebut berangkat terlebih dahulu menggunakan longboat terpisah dari rombongannya.
“Saya dan tim berangkat belakangan menggunakan kapal Mego, kapal operasional milik pemerintah. Saat berpapasan di tengah laut, kondisi masih terlihat normal,” tutur Rinto, tadi malam.
Namun kondisi cuaca yang memburuk dengan gelombang tinggi dan langit mendung membuat perjalanan menjadi berisiko. Setelah menunggu di Dusun Sao tanpa kepastian dari rombongan pertama, Rinto memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Dermaga Sioban, dan meneruskan ke Tuapejat melalui jalur darat.
Dalam perjalanan, mereka mendapat kabar tentang dugaan kapal terbalik dari warga setempat. Menurut laporan yang diterima dari Kepala Dusun Mapinang, enam korban berhasil berenang selama hampir enam jam hingga mencapai pesisir pantai sekitar pukul 17.30 WIB.
Salah satu korban berhasil dihubungi pada pukul 20.00 WIB dan menceritakan bahwa sebagian dari rombongan memutuskan bertahan di kapal. Sementara sisanya berenang ke daratan dengan bantuan pelampung dan kompas untuk navigasi.
Upaya pencarian terhadap korban yang masih hilang terus dilanjutkan. Kepala Kantor SAR Mentawai, Rudi, menyatakan bahwa kendala utama saat ini adalah cuaca ekstrem yang mengganggu jangkauan dan kecepatan operasi penyelamatan.
“Kami mengerahkan semua sumber daya, termasuk satu unit RIB dan kapal besar, namun gelombang tinggi menyulitkan pergerakan,” ujarnya. (*)
Catatan:
Terjadi perubahan judul berita yang sebelumnya “Longboat Rombongan Anggota DPRD Mentawai Terbalik: 11 Orang Belum Ditemukan” menjadi Longboat Rombongan “Anggota DPRD Mentawai Terbalik: 10 Orang Belum Ditemukan”. Hal ini karena redaksi menerima informasi korban kecelakaan longboat yang ditemukan Senin (14/7/2025) sebanyak 8 orang.
