BREAKING NEWS
    1,169 view

    LPTQ Kota Padang Perkuat Pembinaan Kafilah untuk MTQ

    Waktu Baca: 3 menit
    Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat memimpin rapat koordinasi LPTQ Kota Padang pada (26/9/2026). (Foto: Diskominfo Padang)

    Padang, AyoSumbar.id – LPTQ Kota Padang memperkuat sistem pembinaan kafilah agar persiapan menghadapi MTQ dapat berlangsung secara terarah dan berkelanjutan. Langkah itu dibahas Wakil Wali Kota Padang sekaligus Ketua Umum LPTQ Kota Padang Maigus Nasir dalam rapat koordinasi dan evaluasi di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, 26/09/2026.

    Rapat tersebut mengevaluasi pembinaan dan pengembangan kegiatan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Padang. Pembahasan juga dikaitkan dengan capaian Sumatera Barat pada MTQ Nasional ke-31 di Semarang, Jawa Tengah.

    Maigus Nasir menegaskan bahwa Kota Padang perlu mengambil peran lebih besar dalam mendorong peningkatan prestasi Sumbar di tingkat nasional. Menurutnya, penguatan LPTQ menjadi bagian penting dari upaya tersebut.

    “Kota Padang harus menjadi penguat prestasi Sumbar. Jika LPTQ Kota Padang bersama seluruh pihak terkait berkomitmen kuat mengembangkan tilawatil Quran, kita yakin prestasi Sumbar dapat kembali meningkat,” ungkap Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir.

    Perubahan siklus pelaksanaan MTQ yang direncanakan menjadi kegiatan tahunan juga menjadi perhatian dalam rapat. Kondisi itu membuat sistem pembinaan kafilah perlu diperkuat sehingga persiapan tidak hanya dilakukan ketika pelaksanaan MTQ sudah dekat.

    Untuk membangun pola pembinaan sejak dini, LPTQ Kota Padang akan menyinergikannya dengan program Smart Surau. Salah satu bentuknya melalui program 3T, yaitu Tahsin, Tafsir, dan Tahfiz.

    Program tersebut diarahkan untuk menjaring peserta didik potensial dari TPQ/TQA serta MDTA/MDTW. Peserta yang memiliki potensi selanjutnya dapat memperoleh pembinaan lebih intensif dan dilakukan secara berjenjang.

    “Melalui program 3T, kita berharap lahir calon-calon kafilah. Anak-anak yang memiliki potensi akan direkrut untuk dibina secara berjenjang, sehingga pembinaan tilawatil Quran tidak hanya berlangsung ketika MTQ akan dilaksanakan,” tambahnya.

    Penguatan sistem itu juga mencakup rencana pengembangan Pondok Alquran di tingkat kelurahan dan Quran Center di tingkat kota. Kedua program tersebut direncanakan resmi diluncurkan pada 2027.

    Pola pembinaan yang disiapkan dimulai dari tingkat kelurahan, dilanjutkan ke tingkat kecamatan, kemudian peserta mendapatkan pemantapan di Quran Center tingkat kota. Dengan pola tersebut, proses pembinaan dirancang berlangsung secara berkelanjutan.

    “Kita menginginkan persiapan kafilah tidak lagi sifatnya momentum, tetapi pendidikan yang tersistem dan berkelanjutan. Proses pembelajaran itu dimulai dari masjid dan musala, kemudian ke kelurahan, kecamatan, dan pemantapannya di tingkat kota melalui Quran Center,” papar Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir.

    Rapat koordinasi LPTQ Kota Padang itu turut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Yasril, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Padang Zul Asfi Lubis, serta Ketua FKUB Kota Padang Salmadanis.

    Hadir pula Ketua FKDT Kota Padang Syaifuddin Zuhri, jajaran Pengurus LPTQ Kota Padang, dan perwakilan Baznas Kota Padang. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus penguatan pola pembinaan tilawatil Quran di Kota Padang. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Aris Prima Gunawan
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *