BREAKING NEWS

    Lubuk Gadang Tenggara Gencarkan Aksi Bersih Lingkungan, Kolaborasi Nagari dan Mahasiswa KKN Unand

    Waktu Baca: 2 menit
    Wali Nagari Lubuk Gadang Tenggara Sahrizal bersama Mahasiswa KKN dan masyarakat setempat bersih lingkungan hingga cat jembatan, Sabtu (24/1/2026). Foto: ARDI/TimAs

    Solok Selatan,Ayosumbar.id — Semangat pengabdian kepada masyarakat pelosok terus ditunjukkan oleh Sahrizal Penjabat (Pj) Wali Nagari Lubuk Gadang Tenggara, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan. Bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas dan warga setempat, pemerintah nagari menggelar aksi gotong royong membersihkan lingkungan nagari persiapan tersebut.

     

    Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (24/1/2026) itu difokuskan pada pembersihan pekarangan jalan, jembatan, serta sungai yang menjadi kawasan ikan larangan. Sampah, semak belukar, hingga karat di jembatan tak luput dari perhatian.

     

    “Hari ini kita bergotong royong bersama mahasiswa KKN Unand dan masyarakat. Kita bersihkan sampah, semak-semak, sekaligus mengecat ulang jembatan yang sudah berkarat,” ujar Pj Wali Nagari Lubuk Gadang Tenggara, Sahrizal.

     

    Bahkan semak di kiri kanan jalan dibersihkan sehingga jalan terlihat lebar dan pengendara merasa aman dan nyaman jika hendak menuju Tandai. Upaya tersebut sebagai solidaritas nagari dan pemgabdian mahasiswa KKN untuk daerah tersebut.

     

    “Kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa lingkungan bersih adalah tanggung jawab semua pihak. Kehadiran mahasiswa KKN Unand tentu menjadi energi tambahan bagi nagari,” ujarnya di sela kegiatan.

     

    Menurutnya, program bersih lingkungan ini bukan sekadar untuk memperindah nagari, tetapi juga sebagai langkah preventif menciptakan lingkungan yang sehat dan terbebas dari potensi penyakit akibat sampah.

     

    Salah satu titik kegiatan berada di jembatan Taluak Air Putiah yang menjadi akses penting menuju Tandai. Kondisi besi jembatan yang mulai berkarat dibersihkan dan dicat ulang sehingga terlihat lebih rapi dan nyaman dilalui oleh pengendara.

     

    “Program bersih lingkungan ini memang sudah menjadi agenda nagari. Kehadiran mahasiswa KKN semakin memperkuat kerja sama, sehingga kita bisa bahu membahu membangun nagari,” jelasnya.

     

    Tak hanya itu, perhatian juga diarahkan ke sungai yang sebelumnya telah ditebari puluhan ribu bibit ikan gariang. Banyaknya sampah yang ditemukan di aliran sungai mendorong dilakukan pembersihan guna menjaga kelestarian ekosistem air.

     

    “Kita ingin ikan tetap terjaga dan sungai tidak tercemar. Ke depan, kami juga akan terus mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai,” tutup Sahrizal. (adi)

    Avatar of Arditono
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Penulis

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *