BREAKING NEWS
    10,535 view

    Minimalisir Maladministrasi Pelayanan Publik, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

    Waktu Baca: 2 menit
    Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Agam, Andrinaldi, mewakili Bupati Agam memimpin jajarannya mengikuti sosialisasi penilaian maladministrasi pelayanan publik secara virtual di Ruang Rapat Bupati Agam, Selasa (14/10/2025). (Foto: AMC)

    Agam, AyoSumbar.id – Maladministrasi pelayanan publik menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Agam dalam meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat.

    Komitmen ini ditegaskan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Agam, Andrinaldi, saat menghadiri Sosialisasi Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik 2025 yang digelar secara virtual di Ruang Rapat Bupati Agam, Selasa (14/10/2025).

    Kegiatan tersebut bertujuan memberi pemahaman kepada pemerintah daerah terkait mekanisme penilaian maladministrasi pelayanan publik yang dilaksanakan oleh Ombudsman Republik Indonesia.

    Melalui sosialisasi ini, peserta memperoleh panduan mengenai indikator penilaian serta langkah pencegahan terhadap potensi penyimpangan dalam penyelenggaraan layanan.

    Andrinaldi menegaskan, pemerintah daerah harus memahami secara menyeluruh setiap indikator penilaian. Dengan begitu, pelayanan publik di Agam dapat berjalan semakin transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

    Ia menambahkan, Pemkab Agam terus memperkuat tata kelola pemerintahan agar seluruh aparatur memberikan layanan cepat, tepat, dan terbebas dari praktik maladministrasi pelayanan publik. Pemerintah juga berupaya meningkatkan koordinasi antarlembaga agar sistem pelayanan berjalan sesuai standar nasional.

    Menurutnya, upaya ini menjadi bagian dari strategi Agam mewujudkan birokrasi profesional dan berintegritas. Karena itu, setiap perangkat daerah harus memiliki kesadaran dan tanggung jawab tinggi dalam memberikan pelayanan publik yang sesuai regulasi dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

    Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Agam berharap dapat memperkuat budaya kerja aparatur agar tidak terjadi maladministrasi pelayanan publik di semua lini layanan. Langkah ini diyakini mampu memperbaiki persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah serta meningkatkan kepercayaan publik. (*)

    Avatar of St Batuah
    Avatar of Arditono
    Avatar of St Batuah
    St Batuah
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *