BREAKING NEWS

    Musrenbang KPGD 2026, Prioritaskan Pemerataan Pembangunan

    Waktu Baca: 2 menit
    Penandatanganan naskah Musrembang KPGD oleh Bupati Solsel Khairunas didampingi Wabup Yulian Efi serta Camat KPGD dan Anggota DPRD Solsel Roni Ismaji. Ardi/TimAs

     

    Solok Selatan,Ayosumbar.id — Pemerintah Kabupaten Solok Selatan kembali menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Selasa (10/02/2026).

     

    Forum strategis ini dibuka langsung oleh Bupati Solok Selatan Khairunas bersama Wakil Bupati Yulian Efi, serta dihadiri anggota DPRD Kabupaten Solok Selatan. Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi wujud nyata keseriusan pemerintah dalam menjemput dan mendengar aspirasi masyarakat secara langsung.

     

    Musrenbang KPGD menjadi tahapan krusial dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Solok Selatan Tahun 2027. Dokumen ini merupakan bagian dari pelaksanaan tahun kedua Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 yang telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2025.

     

    RPJMD Solok Selatan mengusung visi besar “Terwujudnya Solok Selatan Makin Maju dan Sejahtera”, yang diterjemahkan ke dalam lima misi pembangunan. Arah kebijakan difokuskan pada penguatan pelayanan publik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan ekonomi lokal, serta pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan antarwilayah.

     

    Bupati Khairunas mengakui bahwa rentang waktu 2025–2026 merupakan periode yang cukup menantang, terutama akibat kebijakan efisiensi dan penyesuaian anggaran. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh menghambat laju pembangunan, justru harus menjadi pemicu lahirnya perencanaan yang lebih tepat sasaran dan berdampak luas.

     

    “Dengan perencanaan yang matang dan dukungan semua pihak, kita optimistis kualitas pembangunan pada 2027 akan semakin baik,” ujarnya.

     

    Bupati juga memaparkan bahwa indikator makro pembangunan daerah pada 2025 menunjukkan tren positif. Capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, partisipasi aktif masyarakat, serta kontribusi dunia usaha dalam mendukung berbagai program pembangunan.

     

    Tak hanya itu, ia turut menyoroti dukungan lintas lembaga, khususnya kolaborasi dengan Anggota DPR RI Zigo Rolanda serta DPRD Provinsi Sumatera Barat. Sinergi tersebut berhasil menghadirkan tambahan alokasi anggaran sekitar Rp264 miliar atau setara 34 persen dari total APBD Kabupaten Solok Selatan Tahun 2026, yang diwujudkan dalam sejumlah program dan paket kegiatan strategis di berbagai sektor.

     

    Melalui Musrenbang ini, pemerintah daerah berharap aspirasi masyarakat KPGD dapat terakomodasi secara optimal dan menjadi landasan kuat dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Solok Selatan. (adi)

    Avatar of Arditono
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Penulis

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *