BREAKING NEWS
    2,282 view

    Pemkab Goro Akbar di Nagari Anduriang untuk Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir

    Waktu Baca: 2 menit
    Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyampaikan arahan kepada jajarannya saat memimpin Goro Akbar di Nagari Anduriang memperbaiki jalan terdampak banjir. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Goro Akbar di Nagari Anduriang menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana. Kegiatan ini dipimpin langsung Bupati pada Kamis (23/4/2026) di Korong Balah Aie, Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam.

    Aksi tersebut difokuskan pada penanganan jalan yang kembali amblas akibat banjir susulan. Jalur alternatif menuju Tanah Taban, Lubuk Alung, yang sebelumnya sempat diperbaiki, kembali rusak setelah hujan lebat pada Jumat (17/4/2026).

    “Pasca bencana sebelumnya, tanggul ini sudah kita perbaiki dan sudah bisa diakses masyarakat. Namun akibat hujan lebat beberapa hari lalu, kembali mengalami kerusakan. Maka hari ini kita lakukan goro bersama untuk memperbaiki dan menghubungkan kembali tanggul sepanjang kurang lebih satu kilometer ini,” tegas Bupati.

    Goro Akbar di Nagari Anduriang tidak bersifat seremonial. Seluruh kepala OPD bersama jajaran, personel TNI-Polri, serta masyarakat turun langsung memperbaiki badan jalan yang terdampak.

    Pemerintah daerah juga memperkuat penanganan dengan dukungan Balai Wilayah Sungai (BWS). Bantuan berupa satu unit alat berat, 1.000 geobag, dan kawat bronjong dengan volume mencapai 1.000 meter kubik digunakan untuk mempercepat perbaikan.

    Bupati menegaskan kegiatan ini merupakan program berkelanjutan yang akan dilaksanakan di berbagai wilayah rawan bencana. Ia menyebut sejumlah kecamatan seperti Ulakan, Batang Anai, Sungai Geringging, dan Aur Malintang menjadi target berikutnya.

    “Kegiatan ini tidak berhenti di sini. Kita akan terus bergerak ke daerah lain seperti Kecamatan Ulakan, Batang Anai, Sungai Garinggiang, dan Aua Malintang. Hari ini kita fokus di Kayu Tanam agar akses masyarakat segera pulih,” ujarnya.

    Pemilihan Kecamatan Kayu Tanam didasarkan pada kondisi wilayah yang rawan banjir saat intensitas hujan tinggi. Kerusakan infrastruktur, terutama jalan penghubung, kerap terjadi dan menghambat mobilitas warga.

    Melalui Goro Akbar di Nagari Anduriang, pemerintah daerah menargetkan pemulihan akses jalan secara cepat dan fungsional. Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

    “Dengan semangat gotong royong, kita ingin memastikan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Akses jalan yang baik akan menggerakkan kembali roda ekonomi dan aktivitas warga,” tambahnya.

    Pemkab Padang Pariaman menegaskan komitmennya untuk hadir secara responsif dalam penanganan pascabencana. Sinergi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan daerah. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of TimAS
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *