Pemulihan Layanan Komunikasi, Diskominfo Padang Pariaman Perkuat Internet Pusdalops
Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Diskominfo Padang Pariaman mengerahkan berbagai langkah strategis untuk mempercepat pemulihan layanan komunikasi masyarakat. Salah satu upaya utamanya ialah pemasangan jaringan internet di Kantor Pusdalops BPBD Padang Pariaman yang dikerjakan bersama PLN Icon Plus sebagai mitra penyedia layanan.
Diskominfo Padang Pariaman memasang dua perangkat access point berkapasitas 200 Mbps di Command Center Pusdalops untuk memperkuat konektivitas selama penanganan bencana.
Infrastruktur ini berfungsi sebagai pusat dukungan komunikasi bagi koordinasi lintas sektor, pelaporan kondisi lapangan, dan pengelolaan data kebencanaan yang membutuhkan proses cepat serta akurat.
Kepala Dinas Kominfo Padang Pariaman, Zahirman, menegaskan bahwa jaringan internet tersebut diprioritaskan untuk Pusdalops karena pusat komando itu menjadi pusat informasi kebencanaan daerah.
“Pusat data dan informasi bencana harus siaga 24 jam. Konektivitas stabil sangat penting agar seluruh proses koordinasi berjalan lancar, terutama pada masa tanggap darurat,” ujarnya dikutip Jumat (5/12/2025).
Selain meningkatkan jaringan di Pusdalops, Diskominfo juga mengajukan bantuan pemulihan jaringan telekomunikasi kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Permohonan tersebut diajukan setelah layanan seluler di sejumlah nagari terganggu akibat banjir dan longsor yang melanda Padang Pariaman beberapa hari terakhir.
Hasil pemetaan awal menunjukkan kerusakan jaringan di enam kecamatan dengan 23 nagari terdampak. Sejumlah wilayah berstatus tanggap darurat, di antaranya Kecamatan Batang Anai serta Nagari Manggung Palak Gadang, Sandi Ulakan, dan Seulayat di Kecamatan Ulakan Tapakis.
Gangguan yang terjadi meliputi putusnya aliran listrik ke perangkat BTS, kerusakan perangkat distribusi sinyal, dan terhambatnya akses operator ke lokasi tower karena longsor dan banjir.
Situasi ini membuat masyarakat di beberapa nagari kehilangan akses komunikasi normal, sehingga mengganggu kebutuhan darurat, penyebaran informasi, dan koordinasi penanganan bencana.
“Komunikasi menjadi elemen kunci saat bencana. Karena itu kami meminta percepatan pemulihan ke Komdigi, termasuk dukungan mobil BTS darurat (Combat) dan penguatan sinyal sementara di wilayah blank spot,” tegas Zahirman.
Bupati Padang Pariaman menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan seluruh layanan publik, termasuk jaringan telekomunikasi.
“Dukungan pemerintah pusat sangat kami harapkan agar proses evakuasi, penyaluran bantuan, dan koordinasi tim di lapangan bisa berlangsung lebih cepat dan efektif. Masyarakat membutuhkan akses komunikasi yang memadai dalam kondisi ini,” ucapnya.
Hingga kini, tim teknis Diskominfo Padang Pariaman bersama operator seluler masih melakukan asesmen lanjutan untuk memperbarui data kerusakan serta memastikan kebutuhan teknis yang harus segera ditangani.
Upaya tersebut menunjukkan bahwa Diskominfo Padang Pariaman tidak hanya fokus memperkuat jaringan di pusat komando, tetapi juga memastikan pemulihan layanan komunikasi masyarakat berlangsung cepat.
Dengan dukungan PLN Icon Plus, Komdigi, dan berbagai pihak terkait, pemerintah daerah terus bekerja untuk menghubungkan kembali seluruh wilayah dan menormalkan layanan publik seperti sediakala. (*)
