Pengawasan Berbasis OSS, Dishub dan DPMPTSP Kota Solok Periksa Kepatuhan Angkutan Umum
Kota Solok, AyoSumbar.id – Pengawasan berbasis OSS dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solok bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Solok terhadap penyelenggara angkutan umum orang dalam trayek di wilayah Kota Solok, Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaku usaha mematuhi ketentuan perizinan serta standar keselamatan yang berlaku.
Tim pengawas melakukan pemeriksaan terhadap dua perusahaan angkutan umum, yakni Fifafel Trans dan FE Premium Trans. Pemeriksaan mencakup Nomor Induk Berusaha (NIB), kelengkapan perizinan penyelenggaraan angkutan umum, penerapan Sistem Manajemen Keselamatan, serta kelaikan jalan armada yang digunakan dalam operasional sehari-hari.
Dalam kegiatan pengawasan berbasis OSS tersebut, tim tidak hanya memverifikasi dokumen dan melakukan pemeriksaan lapangan. Petugas juga menghitung nilai investasi yang telah ditanamkan oleh kedua perusahaan.
Hasil pengawasan menunjukkan total investasi yang ditanamkan mencapai Rp18,6 miliar. Sementara itu, jumlah armada yang dioperasikan oleh kedua perusahaan tercatat sebanyak 31 unit kendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Solok, Ikhlas, mengatakan bahwa pengawasan berbasis OSS menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan layanan transportasi yang aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Pengawasan ini tidak hanya bertujuan memastikan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menjadi langkah pembinaan agar perusahaan angkutan umum mampu memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat,” ujar Ikhlas.
Ia menambahkan, pengawasan yang dilakukan secara berkala diharapkan dapat mendorong peningkatan mutu layanan transportasi umum sekaligus memperkuat iklim investasi di daerah.
“Melalui pengawasan yang berkelanjutan, sektor transportasi umum di Kota Solok diharapkan semakin berkembang, memiliki daya saing yang baik, serta mampu memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan investasi dan perekonomian daerah,” tutupnya. (*)
