AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
665 view

Pengurus IDI Padang Pariaman 2026-2029 Pastikan Perkuat Profesionalisme

Sorotan gambar dari peristiwa penting mengenai Pengurus IDI Padang Pariaman 2026-2029.
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menghadiri pelantikan pengurus IDI Cabang Padang Pariaman periode 2026-2029 di Hotel Pangeran Beach, Padang, Minggu (4/10/2026). (Foto: Diskomifo Padang Pariaman)

Padang, AyoSumbar.id – Pengurus IDI Padang Pariaman 2026-2029 resmi dilantik di Hotel Pangeran Beach, Padang, Minggu (4/10/2026). Kepengurusan yang dipimpin Robby Satria Putra itu, membawa komitmen untuk memperkuat profesionalisme dokter sekaligus memperluas kolaborasi dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Pelantikan dilakukan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sumatera Barat, Roni Eka Syahputra. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, Ketua GOW Padang Pariaman, Sekretaris Daerah, jajaran kepala perangkat daerah terkait, pengurus IDI Wilayah Sumatera Barat, jajaran pengurus IDI Cabang Padang Pariaman, serta pengurus yang baru dilantik.

Bupati John Kenedy Azis mengatakan, pelantikan IDI Padang Pariaman tersebut tidak sekadar menandai pergantian kepengurusan. Menurut dia, momentum itu harus menjadi awal semangat dan komitmen baru dalam memperkuat pengabdian kepada masyarakat, terutama di bidang kesehatan.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Pariaman, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus IDI Cabang Padang Pariaman yang baru dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan ketulusan,” ujar JKA dikutip Senin (5/10/2026).

John Kenedy Azis menilai posisi dokter sangat strategis karena pelayanan kesehatan berkaitan dengan harapan masyarakat dan kehidupan yang dipercayakan kepada tenaga medis. Ia menegaskan profesi dokter tidak hanya berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan medis, tetapi juga mencakup ketulusan, kemanusiaan, empati, dan pengabdian.

Selain menangani masyarakat yang sakit, dokter juga dinilai memiliki peran dalam membangun kesadaran hidup sehat, mendorong pencegahan penyakit, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dalam menghadapi tantangan kesehatan yang semakin kompleks, Bupati menyebut sejumlah hal yang membutuhkan perhatian, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan, pemerataan akses kesehatan, kesehatan ibu dan anak, penanganan penyakit tidak menular, hingga penguatan upaya promotif dan preventif.

Karena itu, ia menilai pemerintah daerah membutuhkan IDI sebagai mitra strategis untuk merumuskan langkah, memberikan masukan dan pemikiran profesional, serta menghadirkan inovasi dalam pembangunan kesehatan.

“Pemerintah Daerah tidak mungkin berjalan sendiri. Kami membutuhkan IDI sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah untuk bersama-sama merumuskan langkah, memberikan masukan dan pemikiran profesional, serta menghadirkan berbagai inovasi dalam pembangunan kesehatan,” katanya.

Menurut Bupati, kolaborasi tersebut melibatkan berbagai unsur. Pemerintah menjalankan peran melalui kebijakan dan program, dokter melalui ilmu, kompetensi dan pengabdian, tenaga kesehatan dengan dedikasi, sedangkan masyarakat melalui partisipasi aktif.

Ia berharap pelantikan IDI Padang Pariaman menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi sebagai wadah profesionalisme dokter, penjaga marwah dan etika profesi, sekaligus jembatan komunikasi antara insan kesehatan, pemerintah dan masyarakat.

“Jadikan IDI bukan hanya sebagai rumah bagi para dokter, tetapi juga sebagai bagian penting dari perjuangan membangun masyarakat Padang Pariaman yang sehat, produktif dan sejahtera,” harapnya.

Ketua IDI Cabang Padang Pariaman periode 2026–2029, Robby Satria Putra, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya bersama jajaran pengurus untuk memimpin organisasi selama tiga tahun.

Robby mengatakan kepengurusan baru akan menjalankan amanah tersebut dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, baik di internal organisasi maupun bersama Pemerintah Daerah serta pemangku kepentingan di bidang kesehatan.

“Ini bukan amanah yang ringan. Kami menyadari bahwa IDI Cabang Padang Pariaman memiliki tanggung jawab yang besar, bukan hanya dalam menjaga profesionalisme dan marwah profesi dokter, tetapi juga bagaimana kehadiran dokter dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Robby.

Ia menargetkan organisasi yang solid, profesional, dan responsif terhadap persoalan kesehatan masyarakat. IDI Cabang Padang Pariaman juga akan membuka ruang sinergi dengan Pemerintah Daerah, rumah sakit, puskesmas, organisasi profesi lainnya, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

“Kami ingin IDI Cabang Padang Pariaman menjadi organisasi yang terbuka untuk kolaborasi. Kami siap bersinergi dengan Pemerintah Daerah, rumah sakit, puskesmas, organisasi profesi lainnya, tenaga kesehatan dan seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” katanya.

Robby juga menyoroti perlunya memperkuat peran dokter di luar aspek kuratif. Menurutnya, kegiatan promotif dan preventif perlu semakin diperkuat melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Ke depan, kami ingin semakin banyak kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat, terutama dalam edukasi kesehatan, pencegahan penyakit dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat. Dokter harus hadir lebih dekat dengan masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap periode kepengurusan 2026–2029 menghasilkan kontribusi nyata. Ukuran keberhasilan, kata Robby, bukan semata jumlah kegiatan organisasi, melainkan manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Ukuran keberhasilan kami bukan hanya dari banyaknya kegiatan organisasi, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Karena itu, kami ingin periode ini menjadi periode yang penuh kolaborasi, inovasi dan pengabdian,” tegasnya.

Pengurus IDI Padang Pariaman 2026-2029 terdiri atas Dewan Pertimbangan, Dewan Pakar, dan pengurus inti. Kepengurusan tersebut juga diperkuat jajaran bidang yang akan menjalankan berbagai program organisasi sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Dewan Pertimbangan:

  • Dr. Efriyeni, M.Kes
  • Dr. Mhd. Hanif, Sp.OG(K)
  • Dr. Muhammad Fajar Maulana Dimyati, Sp.KJ
  • Dr. Donny Hendriyanto, Sp.THT-KL

Dewan Pakar:

  • Dr. Rachmeldria, Sp.PD
  • Dr. Herlina Nasution, M.Kes
  • Dr. Hj. Erlina, MPH

Pengurus Inti:

  • Ketua: Dr. Robby Satria Putra, Sp.PD
  • Wakil Ketua I: Dr. Tri Tunggal Malahayati, Sp.A
  • Wakil Ketua II: Dr. Novita Agus
  • Sekretaris: Dr. Messy Suryanti
  • Wakil Sekretaris: Dr. Carissa Lovani
  • Bendahara: Dr. Emil Martha Yumichi, M.K.M
  • Wakil Bendahara: Dr. Dylla Oksari Diana, M.K.M

Bupati John Kenedy Azis kembali berharap pengurus baru dapat menghadirkan lebih banyak gagasan, memperluas kolaborasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pada akhirnya, ukuran keberhasilan kita bukan hanya seberapa banyak program yang kita laksanakan, tetapi seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat dan seberapa banyak kehidupan yang kita hadirkan menjadi lebih sehat, lebih baik dan lebih bermartabat,” pungkasnya.

Pelantikan pengurus IDI Padang Pariaman 2026-2029 tersebut meneguhkan komitmen bersama Pemerintah Daerah dan IDI Cabang Padang Pariaman untuk terus membangun pelayanan kesehatan yang semakin maju, profesional, humanis, dan berkeadilan demi masyarakat Padang Pariaman yang sehat dan sejahtera. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Aris Prima Gunawan
Putri Maharani
Penulis
Aris Prima Gunawan
Editor
Exit mobile version