BREAKING NEWS
    1,197 view

    Proyek Drainase dan Irigasi di Padang Capai Progres 40 Persen

    Waktu Baca: 2 menit
    Pengerjaan DI Lubuk Minturun dipercepat untuk mendukung kebutuhan pengairan sawah dan kolam perikanan warga. (Foto: Diskominfo Padang)

    Padang, AyoSumbar.id – Proyek drainase dan irigasi di Padang terus dipercepat Pemerintah Kota Padang melalui Dinas PUPR, dengan pemantauan progres 21 paket fisik di DI Lubuk Minturun, Kamis (24/09/2026).

    Paket pekerjaan itu menggunakan dana Transfer Ke Daerah (TKD) tahun ini dan difokuskan pada infrastruktur yang terdampak banjir pada November dan Desember tahun lalu.

    Sebaran pekerjaan mencakup sejumlah kawasan, yakni Lubuk Minturun dan sekitarnya di Kecamatan Koto Tangah, aliran Sungai Guwo di Kecamatan Kuranji, Tabing Banda Gadang di Kecamatan Nanggalo, serta aliran Baringin di Kecamatan Lubuk Kilangan.

    Dikutip dari situs resmi Pemko Padang, dijelaskan bahwa beberapa titik yang turut dipantau meliputi Drainase Kampung Apa, Drainase Surau Lubuk, Daerah Irigasi (DI) Lubuk Minturun, dan Irigasi Lubuk Minturun 2.

    Pemantauan di DI Lubuk Minturun menunjukkan pekerjaan telah mencapai 40 persen. Capaian itu lebih tinggi 10 persen dibandingkan target awal yang ditetapkan sebesar 30 persen.

    Pekerjaan DI Lubuk Minturun dijadwalkan rampung pada 9 November 2026. Meski demikian, kontraktor menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dari jadwal kontrak.

    Kabid SDA dan Drainase Dinas PUPR Kota Padang sekaligus PPK Well Of Sanora mengapresiasi perkembangan pekerjaan tersebut. Ia menyebut pelaksanaan di lapangan sudah berjalan lebih cepat dibandingkan target.

    “Progres Alhamdulillah on schedule. Yang ini di DI Lubuk Minturun itu progresnya telah mencapai 40 persen deviasinya berarti plus 10 persen dari target rencana 30 persen, berarti lebih cepat 10 persen. Di schedule ini akan selesai di tanggal 9 November, tetapi komitmen dari kontraktor akan berusaha ini akan cepat, lebih cepat dari kontrak yang ada,” ungkap Well Of Sanora saat meninjau pengerjaan.

    Percepatan itu berkaitan dengan fungsi penting saluran irigasi bagi masyarakat sekitar. Alirannya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengairan sawah serta kolam perikanan milik warga.

    Well Of Sanora menjelaskan, keberadaan aliran irigasi tersebut sangat dibutuhkan karena terdapat banyak kolam peternakan ikan masyarakat dan hamparan sawah yang membutuhkan pasokan air.

    Selain mempercepat 21 paket fisik yang sedang berjalan, Dinas PUPR Kota Padang juga memproses empat paket pekerjaan tambahan.

    Empat paket tersebut berasal dari sisa efisiensi tender TKD. Anggaran tambahan itu akan diarahkan untuk mengoptimalkan penanganan infrastruktur di wilayah Sungai Lareh, Kuranji, dan Lubuk Begalung.

    Percepatan proyek drainase dan irigasi di Padang tersebut menjadi bagian dari penanganan infrastruktur pada kawasan yang sebelumnya terdampak bencana banjir. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Aris Prima Gunawan
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *