BREAKING NEWS
    8,141 view

    Rakor Pencegahan Korupsi Tegaskan Komitmen Bangun Tata Kelola Bersih

    Waktu Baca: 2 menit
    Wawako Pariaman, Mulyadi, saat memimpin Rakor Pencegahan Korupsi bersama tim KPK di Aula Balaikota Pariaman, Jumat (7/11/2025). (Foto: Diskominfo Pariaman)

    Pariaman, AyoSumbar.id – Rakor Pencegahan Korupsi Pemerintah Kota Pariaman menegaskan komitmen bersama memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

    Kegiatan ini digelar Inspektorat Kota Pariaman di Aula Balaikota Pariaman pada Jumat (7/11/2025) dalam rangka pelaksanaan program Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi membuka Rakor Pencegahan Korupsi yang dihadiri Kasatgas Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK-RI Harun Hidayat beserta tim, Sekretaris Daerah Afrizal Azhar, Ketua DPRD Muhajir Muslim, Kepala Inspektorat Alfian Harun, Asisten II Elfis Chandra, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah.

    Kegiatan tersebut membahas langkah strategis memenuhi indikator MCSP KPK. Program ini menjadi instrumen penting untuk menilai kinerja daerah dalam menerapkan pencegahan korupsi secara akuntabel, transparan, dan efisien.

    Mulyadi menegaskan bahwa membangun pemerintahan bersih membutuhkan komitmen kuat dan kolaborasi lintas sektor. “Kami terus berupaya memperbaiki tata kelola. Saat ini nilai MCSP Kota Pariaman baru mencapai 40,5 persen dan berada di peringkat dua wilayah koordinasi Sumatera Barat,” ujarnya dalam Rakor Pencegahan Korupsi itu.

    Menurutnya, peningkatan capaian tidak akan berhasil tanpa dukungan seluruh perangkat daerah serta pendampingan KPK. Karena itu, ia menilai kegiatan koordinasi menjadi momentum penting memperkuat sinergi dan membangun sistem yang transparan.

    “Kami berharap Rakor ini melahirkan kesepahaman dan langkah nyata untuk meningkatkan capaian MCSP 2025. Tujuannya bukan sekadar angka, tetapi pelayanan publik yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.

    Mulyadi juga mengajak seluruh peserta menjadikan Rakor Pencegahan Korupsi sebagai titik awal memperkuat integritas dan profesionalisme aparatur. Ia menegaskan pentingnya menjauhi praktik yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

    Sementara itu, Kasatgas Korsup Wilayah I KPK-RI Harun Hidayat menyatakan bahwa Rakor Pencegahan Korupsi merupakan bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat sistem antikorupsi di daerah. Ia menekankan bahwa agenda ini tidak sekadar administratif, tetapi juga substantif.

    “Selain rapat, tim KPK juga turun langsung meninjau lapangan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen dan pelaksanaan di lapangan,” jelasnya.

    Melalui kegiatan ini, KPK bersama Pemerintah Kota Pariaman berkomitmen mempercepat penerapan program pencegahan korupsi yang berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Arditono
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *