Rumah Gadang di Komik One Piece dan Kemunculan Sosok ”Inyiak”
Padang, AyoSumbar.id – Bangunan yang tampak identik dengan Rumah Gadang di Komik One Piece, cukup mencengangkan. Namun tidak bagi orang-orang yang menjadi penggemar manga karya Eiichiro Oda tersebut. Kenapa begitu?
“Demam” bendera One Piece “Jolly Roger” yang kini melanda Indonesia, dianggap biasa oleh penggemar manga tersebut. Bahkan, hal-hal ikonik yang muncul dalam komik pun tak mengejutkan mereka. Misalnya bangunan dengan atap yang menyerupai Rumah Gadang.
Seorang penggemar Komik One Piece menilai, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar. Jadi, tidak asing apabila ada kebudayaannya yang menjadi inspirasi mangaka Jepang, Eiichiro Oda. Terlebih One Piece mengusung tema bajak laut.
“Bajak laut itu kan berkelana dari pulau ke pulau. Pasti mereka menemukan peradaban dengan kultur yang berbeda-beda. Salah satunya Indonesia. Begitulah kira-kira imajinasinya saya rasa,” hemat Rian Hidayat, 38, salah seorang penggemar Komik One Piece di Padang, kemarin.
Namun, menurutnya kemunculan bangunan yang tampak identik dengan Rumah Gadang di Komik One Piece, bukan berarti juga mengadopsi kultur budaya masyarakat Minang secara spesifik.
“Kalau kita berharap cerita komik itu juga ada tradisi dan gambaran kehidupan di Minang, tentu tidak mungkin,” katanya sembari tersenyum.
Hanya saja, apabila ingin memperkuat anggapan bahwa wilayah yang memiliki bangunan bagonjong di komik itu terinspirasi dari Tanah Minang, sebenarnya tidak saja dari sisi bangunannya. Namun, juga pada penamaan sukunya. Yakni suku Suku Mink.
“Bisa saja Mink itu plesetan atau singkatan kan? Tentu hanya si pembuat komik itu yang tahu. Kita hanya bisa menganalisa dan menyandingkan dengan yang kita tahu,” cermatnya.
Tidak hanya itu, ia juga menilai ada keidentikan lain di Chapter 814 komik tersebut. Yakni munculnya jaguar penjaga Hutan Mink. Menurutnya itu bisa saja sebagai gambaran Sumatera yang dikenal dengan harimaunya. Namun, pencipta komik tak langsung menggambarkan dengan sosok hariumau.
“Di masyarakat kita itu, sampai sekarang masih ada yang percaya dengan ”Inyiak” yang juga digambarkan sebagai harimau penjaga hutan. Namun harimau dalam kepercayaan lebih ke arah gaib atau mistis,” jelasnya.

Kendati begitu, baginya semua itu hanya sebatas pencermatan seorang penggemar. Sebab, sejauh ini dia tidak pernah membaca pernyataan resmi dari mangaka One Piece terkait inspirasi wilayah ataupun bangunan pada komik tersebut.
“Kalau kita ingin kepastian, tentunya harus dari pernyataan Eiichiro Oda selaku mangaka One Piece itu sendiri,” katanya sembari tersenyum lagi.
Benar atau tidaknya bangunan yang memiliki atap mirip Rumah Gadang di Komik One Piece terinspirasi dari Rumah Gadang langsung, menurutnya tetap menguntungkan bagi Sumatera Barat.
Sebab, baginya hal itu secara tidak langsung mempromosikan ikon Minangkabau ke dunia internasional. Sehingga, Rumah Gadang menjadi familiar, setidaknya di mata penggemar Komik One Piece.
“Orang yang baru tahu dengan ini bisa saja semakin penasaran untuk datang ke Sumbar. Mereka mungkin ingin tahu seberapa ikoniknya arsitektur Rumah Gadang kita,” ucap Rian.
Ia juga ikut menilai ramainya pemasangan bendera One Piece di Indonesia sebagai hal yang biasa. Ia yakin ekspresi itu bagian dari semangat dalam hal positif. “Bukannya kita diberitahu kalau nenek moyang kita orang pelaut?” tukasnya sembari tersenyum. (*)
1 Komentar
-
Teknik Fisika
Apa makna dan peran sosok “Inyiak” dalam budaya Minangkabau yang mungkin menginspirasi karakter dalam One Piece? Visit us Teknik Fisika
