BREAKING NEWS

    Rumah Kayu di Jorong Durian Tanjak Ludes Dilalap Api, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    Waktu Baca: 2 menit
    Rumah kayu di Durian Tanjak, Nagari Lubuk Gadang Timur, Kecamatan Sangir ludes terbakar, Rabu (18/2/2026). Ardi/TimAs

    Solok Selatan,Ayosumbar.id — Sehari jelang masuk puasa Ramadhan 1447 H 2926 Masehi. Sebuah rumah kayu milik warga di Jorong Durian Tanjak, Nagari Lubuk Gadang Timur, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, hangus terbakar pada Rabu (18/02/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik yang menimbulkan percikan api di dalam rumah.

     

    Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP dan Damkar Solok Selatan Arnon menjelaskan, laporan pertama diterima petugas pemadam kebakaran pada pukul 11.00 WIB. Lima menit kemudian, satu unit armada langsung diberangkatkan dari Posko 1 Padang Aro. Setelah menempuh perjalanan sekitar 12 menit, tim tiba di lokasi pada pukul 11.17 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dikendalikan dan proses penanganan dinyatakan selesai pada pukul 11.25 WIB.

     

    “Api dengan cepat membesar dan dalam hitungan menit melalap habis rumah kayu milik Syafrida Susi (35) di Durian Tanjak,” ujar Arnon.

     

    Menurut keterangan saksi mata, Elva Misroza Linda, api pertama kali terlihat dari dalam rumah dan terdengar beberapa letupan kecil sebelum kobaran membesar dengan cepat. Karena bangunan terbuat dari kayu, api dengan mudah menyebar hingga akhirnya rumah berukuran sekitar 4×6 meter tersebut roboh dan habis terbakar.

     

    Rumah tersebut diketahui milik Syafrida Susi (35), seorang petani yang merupakan warga kurang mampu. Saat kejadian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Tiga orang penghuni rumah selamat dan tidak perlu mengungsi.

     

    “Korban saat ini berada di rumah pihak keluarganya dekat dari lokasi kebakaran tersebut,” jelasnya.

     

    Proses pemadaman melibatkan enam personel Damkar bersama anggota Polres dan warga setempat. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

     

    Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah, terutama pada bangunan berbahan kayu yang sangat rentan terhadap risiko kebakaran.

     

    “Namun, sejumlah barang berharga tidak dapat diselamatkan, di antaranya satu unit genset merek Robin, uang tunai sekitar Rp2 juta, serta berbagai peralatan rumah tangga, perabotan, dan pakaian. Total kerugian ditaksir mencapai kurang lebih Rp50 juta. Bangunan dinyatakan rusak berat dan tidak lagi layak huni,” tuturnya. (adi)

    Avatar of Arditono
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Penulis

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *