BREAKING NEWS
    1,988 view

    Sampah di Jalur 2 BIM jadi Sorotan, Pemkab Gandeng InJourney untuk Tangani

    Waktu Baca: 2 menit
    Sekda Padang Pariaman Hendra Aswara menyoroti persoalan sampah di jalur 2 BIM saat apel gabungan di Batang Anai. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Sampah di jalur 2 BIM (Bandara Internasional Minangkabau) menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman karena dinilai merusak wajah kawasan Batang Anai sebagai pintu gerbang masuk ke Sumatera Barat.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Padang Pariaman, Hendra Aswara, meminta seluruh masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan dan menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan.

    Hal itu disampaikan Hendra saat memimpin apel gabungan di Kantor Camat Batang Anai, Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Camat Batang Anai, unsur Forkopimca, kepala puskesmas, kepala KUA, wali nagari beserta perangkat, kepala sekolah SD dan SMP, serta tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan lainnya.

    Dalam arahannya, Hendra menegaskan persoalan sampah liar di sepanjang lajur dua menuju Bandara Internasional Minangkabau tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, kawasan Batang Anai merupakan lokasi pertama yang dilihat tamu domestik maupun mancanegara saat memasuki Sumatera Barat.

    “Batang Anai adalah wajah pertama yang dilihat tamu ketika masuk ke Sumatera Barat. Karena itu kebersihan kawasan ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.

    Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah berkoordinasi dengan Balai Jalan dan pihak InJourney untuk menangani persoalan sampah di jalur 2 BIM. Salah satu langkah yang akan dilakukan ialah membangun taman melalui program CSR InJourney di lokasi yang selama ini dijadikan tempat pembuangan sampah liar.

    “Kita berharap dengan dibangunnya taman ini, lokasi tersebut tidak lagi digunakan sebagai tempat pembuangan sampah liar,” ujarnya.

    Selain itu, Hendra juga mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Pemerintah daerah, lanjutnya, saat ini tengah memperkuat sarana pendukung kebersihan di sejumlah titik.

    “Saat ini kita dalam proses pengadaan satu unit truk sampah dan delapan kontainer penampungan sampah di sejumlah titik yang telah ditentukan,” ucap Hendra Aswara. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of TimAS
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *