BREAKING NEWS
    1,134 view

    Sanitasi Aman Jadi Prioritas, Pemko Padang Percepat Program LLTT

    Waktu Baca: 3 menit
    Wawako Padang Maigus Nasir memimpin menerima laporan LLTT Pemko Padang dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Didi Aryadi, di Gedung Putih, Senin (3/8/2026). (Foto: Diskominfo Padang)

    Padang, AyoSumbar.id – Sanitasi aman menjadi fokus Pemerintah Kota Padang melalui penguatan Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT). Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat pelaksanaan LLTT yang dipimpin Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir di Gedung Putih, Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin (3/8/2026).

    Rapat mengangkat tema “Sanitasi Aman, Lingkungan Bersih, Kota Padang Maju dan Berkelanjutan”. Hadir dalam pertemuan itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Padang Didi Aryadi, Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perencanaan Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat Virgin Chania, serta jajaran Perangkat Daerah yang tergabung dalam Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) Kota Padang.

    Maigus Nasir menegaskan bahwa LLTT tidak hanya berorientasi pada pengelolaan sanitasi, tetapi juga menjadi strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

    “LLTT bukan sekadar program pengelolaan sanitasi, tetapi menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, mencegah pencemaran lingkungan, serta mewujudkan Kota Padang yang bersih, sehat, dan nyaman untuk dihuni. Upaya ini sejalan dengan visi Kota Padang sebagai kota sehat,” ujar Maigus Nasir.

    Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan LLTT memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Penguatan regulasi, penyempurnaan kelembagaan, serta peningkatan edukasi kepada masyarakat menjadi faktor penting agar program dapat berjalan secara optimal.

    Maigus Nasir juga berharap advokasi dan sinergi lintas sektor mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat untuk melakukan penyedotan lumpur tinja secara berkala, bukan hanya ketika tangki septik mengalami luapan atau gangguan.

    Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Padang saat ini tengah menyiapkan tahap awal atau piloting pelaksanaan LLTT di Kota Padang.

    Ia menyebut Kota Padang telah memiliki Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Surau Gadang yang mulai beroperasi sejak 2025. Namun, pemanfaatan fasilitas tersebut masih belum optimal dibandingkan kapasitas pengolahan yang tersedia.

    Sebagai tahap awal, implementasi LLTT akan diprioritaskan di wilayah sekitar kawasan IPLT dan daerah yang menjadi hasil sensus. Setelah itu, pemerintah berencana memperkuat armada operasional, melibatkan mitra swasta, serta memperluas sosialisasi agar sistem penyedotan darurat beralih menjadi layanan rutin yang terintegrasi.

    “Tujuan LLTT adalah menjaga fungsi tangki septik, mencegah pencemaran lingkungan, melindungi kesehatan masyarakat, menjamin pengolahan lumpur tinja secara aman, serta mencapai target sanitasi aman Kota Padang sebesar 24 persen pada 2029. Langkah ini sejalan dengan target RPJMN 2025-2029 melalui penerapan jadwal penyedotan berkala, penyempurnaan regulasi, penyesuaian tarif, dan penguatan sistem pelayanan,” pungkas Malvi Hendri.

    Melalui penerapan Program LLTT secara bertahap, Pemerintah Kota Padang menargetkan terwujudnya sanitasi aman yang mampu mendukung lingkungan lebih bersih, kesehatan masyarakat yang lebih baik, serta pembangunan kota yang berkelanjutan. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Aris Prima Gunawan
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *