BREAKING NEWS
    1,561 view

    Sekda Raju Minropa Tinjau Lokasi Banjir, Pemko Padang Siapkan Penanganan Permanen Tanggul

    Waktu Baca: 2 menit
    Sekda Raju Minropa meninjau lokasi banjir di kawasan Guo Lapau Munggu pascajebolnya tanggul sungai. (Foto: Diskominfo Padang)

    Padang, AyoSumbar.id – Sekda Raju Minropa meninjau langsung kawasan Guo Lapau Munggu dan Kampuang Tanjuang yang terdampak banjir serta cuaca ekstrem pascabencana yang terjadi pada Kamis (21/5/2026).

    Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan tanggul sungai yang baru selesai dibangun di Lapau Munggu kembali jebol. Akibatnya, sekitar 25 hektare lahan persawahan yang sebelumnya telah direhabilitasi kembali terendam sehingga kondisinya kembali seperti semula.

    Banjir juga sempat membuat sejumlah warga terjebak sejak pukul 20.00 hingga 23.00 WIB sebelum genangan air berangsur surut. Tim gabungan dari BPBD, Satpol PP, Tim SAR, serta perangkat RT/RW bergerak cepat melakukan evakuasi dan pengamanan sehingga tidak terjadi korban jiwa maupun pengungsian secara terpusat.

    Saat meninjau lokasi pada Jumat (22/5/2026), Sekda Raju Minropa menyampaikan bahwa warga terdampak tidak mengungsi ke tempat penampungan, melainkan hanya berpindah sementara ke rumah keluarga.

    “Secara umum tidak ada warga yang mengungsi. Hanya berpindah sementara ke rumah saudara. Pagi ini Dinas Sosial sudah mendata dan langsung mengirim bantuan,” ujar Raju Minropa.

    Ia juga meminta seluruh jajaran pemerintahan di tingkat wilayah ikut memastikan distribusi bantuan berjalan merata kepada seluruh masyarakat terdampak.

    “Kami mohon dukungan jajaran RT, RW, Lurah, dan Camat untuk membagikan ini secara merata agar semua yang terdampak menerima bantuan,” katanya.

    Sebagai langkah darurat di sektor pertanian, Pemerintah Kota Padang mengerahkan alat berat yang mendapat dukungan dari Kementerian Sosial untuk mempercepat rehabilitasi lahan terdampak. Sementara itu, operasional pengerjaan di lapangan ditangani langsung oleh Dinas PUPR Kota Padang.

    Selain penanganan darurat, Pemko Padang bersama Dinas SDABK Provinsi dan Dinas PUPR juga tengah menyiapkan kajian teknis sebagai dasar penanganan permanen. Opsi yang dipersiapkan meliputi pemasangan kawat bronjong maupun pembangunan tanggul pengaman yang lebih kuat guna mengurangi risiko banjir di masa mendatang. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of TimAS
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *