AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
10,528 view

Siaga Bencana Kota Padang, Warga Jangan Lengah dengan Sirine Peringatan

Tangkapan momen penting yang berkaitan erat dengan Siaga Bencana Kota Padang.
Wako Padang, Fadly Amran, saat memimpin rapat bersama BPBD Padang untuk mempersiapkan simulasi penanggulangan bencana gempa dan tsunami di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota, Aie Pacah, Selasa (14/7/2025). (Foto: Prokopim Setdako Padang)

Padang, AyoSumbar.id – Siaga bencana Kota Padang kembali ditegaskan Wali Kota Padang, Fadly Amran, dengan mengimbau seluruh warganya agar segera menyelamatkan diri ketika mendengar sirine Early Warning System (EWS) gempa dan tsunami.

Imbauan ini disampaikan Fadly dalam rapat persiapan simulasi gabungan penanggulangan bencana gempa bumi dan tsunami yang digelar di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota Aie Pacah, Selasa (15/7/2025).

Menurut Fadly, peringatan dini bukan hanya sekadar simbol, tetapi harus menjadi sinyal langsung untuk bertindak cepat. Jadi, siaga bencana Kota Padang dengan pemahaman mitigasi harus benar-benar diketahui masyarakat Kota Padang.

“Kita akan sampaikan langsung ke Puskesmas, posko, kios, dan lainnya untuk segera menyelamatkan diri saat sirine berbunyi. Kita tidak akan beri tahu kapan sirine dibunyikan, agar kita bisa lihat reaksi nyata warga jika tsunami betul-betul terjadi,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa latihan ini bukan sebatas rutinitas administratif, melainkan sebagai upaya membangun ketangguhan masyarakat. Fadly menekankan pentingnya keterlibatan semua unsur—mulai dari warga, pelaku usaha, hingga instansi pemerintah—terutama yang berada di kawasan rawan tsunami.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan bahwa simulasi ini menjadi bagian penting dari penguatan budaya siaga bencana Kota Padang. “Kami ingin warga betul-betul paham langkah evakuasi. Sekaranglah waktu terbaik untuk melatihnya,” ujarnya.

Hendri berharap, kebiasaan merespons cepat terhadap ancaman bencana bisa tumbuh dalam kesadaran sehari-hari masyarakat. “Tujuan akhirnya adalah membentuk pola pikir tanggap darurat yang tertanam kuat di lingkungan kita,” tuturnya.

Simulasi gabungan ini dijadwalkan akan melibatkan berbagai sektor—termasuk petugas kesehatan, aparat keamanan, relawan, hingga pelaku usaha lokal—untuk menciptakan respon terpadu yang efektif.

Pemerintah Kota Padang berkomitmen untuk terus memperkuat sistem siaga bencana Kota Padang melalui edukasi, pelatihan, dan keterlibatan aktif masyarakat di lapangan. (*)

Avatar of Aprizal Noer
M Afif Azari
Penulis
Aprizal Noer
Editor
Exit mobile version