Target Perumda Tirta Anai 2026: Buat Air Kemasan, PAD Minimal Rp1 Miliar
Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Target Perumda Tirta Anai 2026 cukup ambisius dari Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA). Ia menegaskan agar perusahaan daerah itu mampu meluncurkan produk air minum dan menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) minimal Rp1 miliar.
John Kenedy menyampaikan hal tersebut saat peringatan HUT ke-35 Perumda Air Minum Tirta Anai di Hall Kantor Bupati Padang Pariaman, Sabtu (25/10/2025). Ia meminta tahun depan semua kegiatan daerah hanya menggunakan produk air kemasan merek Tirta Anai.
Menurut JKA, target Perumda Tirta Anai 2026 menjadi langkah strategis untuk memperkuat keuangan daerah. Saat ini, kondisi anggaran tengah efisien sehingga perusahaan daerah harus menjadi motor peningkatan PAD. Ia menegaskan, produk air kemasan harus tersedia paling lambat Juni 2026.
“Kita punya pasar dasar yang luas. Instansi, sekolah, puskesmas, hingga nagari siap menjadi pengguna produk Tirta Anai,” ujar JKA. Ia menekankan bahwa kontribusi minimal Rp1 miliar dari target Perumda Tirta Anai 2026 harus mulai terealisasi tahun depan.
Selain target PAD, JKA juga menugaskan penambahan jumlah direksi menjadi tiga orang pada 2027. Namun, hal itu baru bisa terealisasi jika jumlah sambungan rumah mencapai 50 ribu pelanggan.
“Sekarang sekitar 29 ribu. Artinya, masih kurang sekitar 21 ribu lagi yang harus dicapai hingga akhir 2026. Ini menjadi PR yang hadrus diselesaikan Perumda Air Minum Tirta Anai,” ungkapnya.
JKA juga meminta manajemen menanamkan pola pikir bisnis yang berorientasi profit. “Dalam dunia usaha, setiap langkah harus berorientasi pada pendapatan dan keuntungan,” tegasnya.
Ia mengapresiasi kontribusi Perumda Tirta Anai yang telah mampu menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Rp100 juta melalui Pemkab Padang Pariaman.
Menanggapi target Perumda Tirta Anai 2026, Direktur Perumda Air Minum Tirta Anai Padang Pariaman, Aznil Mardin, menyatakan optimis dapat merealisasikannya.
Ia menjelaskan, proses administrasi untuk produksi air minum kemasan Perumda Tirta Anai sudah berjalan 40 persen. “Kami yakin produk itu bisa diluncurkan tahun depan,” ucap Aznil.
Untuk pendanaan, pihaknya memilih skema pinjaman perbankan. Menurutnya, langkah itu lebih realistis dibanding menggunakan dana daerah di tengah efisiensi anggaran. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak bank agar kerja sama ini saling menguntungkan,” ujarnya.
Aznil juga optimis bisa mencapai target 50 ribu sambungan rumah. Ia menjelaskan, pihaknya tengah melakukan pembenahan sumber air dan inovasi layanan. “Kuncinya pelayanan. Kalau layanan bagus, pelanggan pasti senang,” jelasnya.
Sebagai inovasi, Perumda Tirta Anai menghadirkan layanan Sicigin agar pelanggan bisa melapor langsung jika mengalami gangguan air. “Petugas akan menangani maksimal dalam waktu 1×24 jam,” tuturnya.
Menurut Aznil, petugas layanan Sicigin sudah tersedia di seluruh kecamatan di Padang Pariaman. “Insya Allah ke depan tidak ada lagi keluhan air mati berhari-hari,” tambahnya. (*)
