BREAKING NEWS
    896 view

    Tiga Penghargaan Kriyanusa 2026 Dibawa Pulang Pemkab Padang Pariaman

    Waktu Baca: 3 menit
    Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, saat menerima penghargaan KriyaNusa 2026 di Jakarta. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

    Jakarta, AyoSumbar.id – Padang Pariaman meraih tiga penghargaan Kriyanusa 2026 pada ajang yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Prestasi tersebut diterima Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis pada penutupan acara, Rabu (30/9/2026).

    Tiga penghargaan itu meliputi Juara I kategori Tekstil melalui Sulam Kapalo Samek, Juara III kategori Serat Alam melalui kerajinan Kampia Siriah, serta penghargaan Stan Terbaik KriyaNusa 2026.

    Penutupan KriyaNusa 2026 dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. John Kenedy Azis hadir langsung mewakili Kabupaten Padang Pariaman untuk menerima penghargaan yang diraih Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Padang Pariaman.

    Sulam Kapalo Samek menjadi peraih penghargaan tertinggi dalam ajang tersebut. Kerajinan khas Padang Pariaman itu merupakan salah satu identitas budaya masyarakat dan berhasil mendapat apresiasi tertinggi dari dewan juri melalui kreativitas para perajin.

    Prestasi lainnya datang dari Kampia Siriah yang meraih Juara III kategori Serat Alam. Kerajinan yang berakar dari tradisi masyarakat Minangkabau tersebut memiliki nilai budaya sekaligus potensi ekonomi untuk terus dikembangkan.

    Penghargaan Stan Terbaik turut melengkapi capaian Dekranasda Kabupaten Padang Pariaman. Stan daerah itu menarik perhatian pengunjung melalui penataan yang menarik dan keberagaman produk unggulan yang ditampilkan selama pameran.

    Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi kepada para perajin, pengurus Dekranasda, serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam pencapaian tersebut.

    “Prestasi ini bukan hanya milik Dekranasda, tetapi milik seluruh masyarakat Padang Pariaman, khususnya para perajin yang selama ini dengan penuh ketekunan menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah. Penghargaan ini membuktikan bahwa karya anak nagari mampu bersaing dan menjadi kebanggaan di tingkat nasional,” ujar John Kenedy Azis dikutip Kamis (1/10/2026).

    Menurut John Kenedy Azis, capaian itu perlu menjadi dorongan untuk meningkatkan mutu produk dan memperluas pemasaran. Ia juga menilai penguatan kerajinan daerah dapat mendukung sektor ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

    “Kita ingin kerajinan daerah tidak hanya dikenal sebagai warisan budaya, tetapi juga menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat. Pemerintah daerah akan terus mendukung pengembangan ekonomi kreatif agar para perajin memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkembang,” tambahnya.

    Ketua Dekranasda Kabupaten Padang Pariaman, Nita Christanti Azis, menyebut penghargaan Juara I Sulam Kapalo Samek dipersembahkan bagi seluruh perajin Sulam Kapalo Samek di Nagari Pasia Baru.

    Para perajin di wilayah tersebut dinilai konsisten menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah. Penghargaan itu sekaligus menjadi dorongan bagi Dekranasda untuk memperkuat pembinaan dan membuka peluang pengembangan bagi para perajin.

    “Penghargaan Sulam Kapalo Samek ini kami persembahkan dengan penuh rasa hormat dan apresiasi kepada para pengrajin Sulam Kapalo Samek di Pasia Baru, Padang Pariaman. Apresiasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melakukan pembinaan, membuka peluang yang lebih luas, serta berupaya meningkatkan kesejahteraan para pengrajin dan menjaga keberlanjutan warisan budaya Sulam Kapalo Samek,” ungkapnya.

    Dekranasda Padang Pariaman juga terus berupaya memperluas promosi Sulam Kapalo Samek hingga pasar internasional. Salah satu karya Sulam Kapalo Samek dari Padang Pariaman direncanakan dipamerkan di Museum Rotterdam sebagai bagian dari promosi budaya Indonesia di tingkat dunia.

    Raihan tiga penghargaan Kriyanusa 2026 tersebut memperlihatkan hasil kolaborasi pemerintah daerah, Dekranasda, dan para perajin dalam mengembangkan produk kriya. Capaian itu juga memperkuat peluang kerajinan Padang Pariaman untuk menjaga identitas budaya sekaligus membuka ruang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

    Dengan tiga penghargaan dalam satu ajang nasional, Padang Pariaman membawa produk budaya lokal ke panggung yang lebih luas. Sulam Kapalo Samek dan Kampia Siriah menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan kriya daerah hingga tingkat nasional dan internasional. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Aris Prima Gunawan
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *