Dugaan Penyebab Kebakaran Bengkel di Katapiang Ditemukan Polisi
Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Polres Batang Anai mengungkap dugaan penyebab kebakaran bengkel di Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Diduga, karena adanya tumpahan Pertalite yang terkena percikan api dari colokan listrik.
Kepala Polsek Batang Anai, Iptu Wadriadi, mengatakan api muncul ketika terjadi tumpahan Pertalite yang kemudian terkena percikan dari colokan listrik. Saat kejadian, istri Hendra (pemilik bengkel), Ratna Jasnita, sedang memindahkan Pertalite dari jeriken ke beberapa botol air mineral untuk dijual.
“Bahan bakar itu tumpah setelah tutup jeriken dibuka. Hendra yang berada di lokasi kemudian melihat percikan api dari colokan listrik di belakang istrinya. Ia langsung berusaha menyelamatkan Ratna dan anak-anaknya,” jelas Kapolsek.
Situasi berubah cepat setelah tumpahan bahan bakar tersambar api. Kobaran kemudian merambat ke bagian bengkel dan mengenai tiga sepeda motor yang berada di dalam bangunan. Tiga kendaraan tersebut terdiri atas dua Yamaha Mio dan satu Honda Supra.
“Hendra juga meminta pertolongan sembari berupaya menyelamatkan keluarganya. Warga yang mengetahui kejadian tersebut lalu menghubungi pemadam kebakaran Padang Pariaman dan polisi,” sambungnya.
Katanya, dua mobil pemadam kebakaran sampai di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas damkar bersama personel Polsek Batang Anai selanjutnya melakukan pemadaman agar kobaran tidak terus meluas.
“Penanganan kebakaran bengkel di Korong Pauah itu berlangsung hingga sekitar pukul 15.20 WIB, dan api berhasil ditangani oleh tim gabungan,” katanya.
Selain menyebabkan Hendra mengalami luka bakar pada kedua tangan, kejadian tersebut menghanguskan bangunan bengkel beserta sejumlah barang di dalamnya. Kerugian keseluruhan diperkirakan mencapai Rp200 juta, termasuk tiga sepeda motor yang terbakar.
“Polsek Batang Anai telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan sumber kebakaran. Dari pemeriksaan tersebut, diduga korsleting pada colokan listrik yang terkena tumpahan Pertalite menjadi penyebab kebakaran,” paparnya lagi.
Iptu Wadriadi mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menangani bahan bakar yang mudah terbakar, khususnya apabila berada di sekitar sumber listrik.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat menangani bahan bakar yang mudah terbakar, terutama ketika berada di dekat sumber listrik,” tukas Wadriadi. (*)
