Hari Jadi ke-193 Padang Pariaman, Bagi Aprinaldi Momen Evaluasi dan Perkuat Komitmen
Padang Pariaman, AyoSumbar.id – DPRD Padang Pariaman menggelar paripurna peringatan Hari Jadi ke-193 Padang Pariaman, yang dimaknai sebagai momentum penguatan jati diri daerah sekaligus refleksi bersama untuk mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi dan dihadiri unsur pimpinan daerah, anggota DPRD, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan. Aprinaldi menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh undangan sekaligus menyampaikan permohonan maaf karena keterbatasan kapasitas ruangan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena keterbatasan tempat, sehingga tidak semua undangan dapat mengikuti rapat paripurna ini secara langsung,” ujar Aprinaldi, Minggu (11/1/2026).
Pada momen Hari Jadi ke-193 Padang Pariaman, DPRD juga menyampaikan penghargaan kepada para pendahulu dan pendiri daerah, mantan bupati dan wakil bupati, penjabat bupati, pimpinan serta anggota DPRD periode sebelumnya, hingga tokoh masyarakat yang telah berkontribusi bagi pembangunan.
Aprinaldi menilai capaian yang dirasakan saat ini merupakan buah dari pengabdian panjang para pemimpin terdahulu. “Semoga seluruh jasa dan pengabdian yang telah diberikan kepada daerah ini mendapatkan balasan pahala berlipat ganda dari Allah SWT,” tuturnya.
Ia menegaskan peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan simbol identitas dan tonggak sejarah lahirnya pemerintahan Kabupaten Padang Pariaman. Menurutnya, momentum ini harus menjadi ruang evaluasi dan penguatan komitmen dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik.
“Peringatan hari jadi daerah adalah wujud rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT, sekaligus ruang refleksi terhadap perjalanan pembangunan yang telah dilalui. Ini bukan sekadar euforia, tetapi memiliki makna mendalam sebagai bahan evaluasi dan penguatan komitmen untuk melayani masyarakat dengan lebih baik,” jelasnya.
Melalui Hari Jadi ke-193 Padang Pariaman, Aprinaldi mengajak seluruh elemen masyarakat menumbuhkan rasa kebersamaan, cinta daerah, serta rasa memiliki terhadap Padang Pariaman. Ia berharap peringatan ini menjadi motivasi moral untuk terus berbenah.
“Kita jadikan hari jadi ini sebagai sarana renungan dan motivasi untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam membangun Padang Pariaman yang lebih baik, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat di masa depan,” katanya.
Tahun ini, peringatan Hari Jadi Kabupaten Padang Pariaman mengusung tema “Bangkit Lebih Cepat Menuju Padang Pariaman Tangguh”. Tema tersebut mencerminkan semangat kolektif pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya pascabencana alam pada akhir 2025.
Kabupaten Padang Pariaman sebelumnya dilanda banjir dan longsor yang menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur, mulai dari jalan, jembatan, irigasi, sarana air bersih, rumah warga, sekolah, hingga lahan pertanian di sejumlah wilayah.
DPRD Padang Pariaman memberikan apresiasi atas langkah pemerintah daerah dalam penanganan bencana. Aprinaldi juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan provinsi, Pemkab Padang Pariaman, unsur DPRD, TNI-Polri, relawan, LSM, serta masyarakat ranah dan rantau.
“Solidaritas dan gotong royong yang ditunjukkan seluruh pihak menjadi kekuatan utama dalam menghadapi masa sulit tersebut,” ujarnya.
Memasuki fase pemulihan, Padang Pariaman berada dalam masa transisi dengan beban penyelenggaraan pemerintahan yang semakin kompleks. Pemerintah daerah terus melakukan langkah strategis, mulai dari pemulihan fungsi kelembagaan, perbaikan sarana prasarana, hingga normalisasi pelayanan publik.
Selain itu, pemerintah daerah dituntut merumuskan kebijakan yang terencana dan berkelanjutan guna membangun kembali infrastruktur serta menata ulang perekonomian masyarakat terdampak.
Sementara itu, Bupati Padang Pariaman John Kenedi Azis menyampaikan bahwa selama hampir satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat, berbagai upaya pembenahan terus dilakukan.
“Pelayanan publik menjadi prioritas utama kami, baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun administrasi pemerintahan,” ujar John Kenedi Azis. (*)
