BREAKING NEWS

    Kolaborasi Kuat, Solok Selatan Genjot Target Penurunan Stunting 2027

    Waktu Baca: 2 menit
    Penandatanganan naskah RKPD 2027. Ardi/TimAs

    Solok Selatan,Ayosumbar.id — Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Solok Selatan terus diperkuat melalui sinergi berbagai pihak. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Yulian Efi saat membuka Musrenbang RKPD yang terintegrasi dengan Rembuk Stunting Tahun 2027 di Aula Sarantau Sasurambi, Senin (07/04/2026).

     

    Dalam arahannya, Yulian Efi menekankan bahwa keterbatasan anggaran daerah tidak boleh menjadi penghambat. Justru, kondisi tersebut harus mendorong lahirnya kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah, DPRD, dunia usaha hingga masyarakat di tingkat nagari.

     

    “Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan gerak bersama dalam semangat superteam agar hasilnya benar-benar maksimal,” ungkapnya.

     

    Ia juga menyebut, penggabungan rembuk stunting ke dalam Musrenbang merupakan langkah strategis. Dengan cara ini, program yang disusun diharapkan lebih terarah, terintegrasi, dan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

     

    Di sisi legislatif, Ketua DPRD Solok Selatan, Martius, menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pemerintah daerah, terutama yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

    Menurutnya, fungsi pengawasan dan penganggaran harus berjalan optimal agar setiap program penurunan stunting tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar terealisasi di lapangan.

     

    “Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang dirancang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

     

    Sementara itu, Plt. Kepala Bapperida Solok Selatan, Diary Haes, menilai forum Musrenbang yang dipadukan dengan rembuk stunting menjadi momentum penting dalam menyatukan arah pembangunan daerah.

     

    Ia menjelaskan, forum ini membuka ruang bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan masukan, sehingga perencanaan pembangunan semakin kuat dan mampu menjawab isu strategis, khususnya stunting yang erat kaitannya dengan kualitas SDM di masa depan.

     

    Dengan kolaborasi yang semakin solid, Solok Selatan optimistis target penurunan stunting pada 2027 dapat tercapai secara lebih cepat dan berkelanjutan. (adi)

    Avatar of Arditono
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Penulis

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *