Solok Selatan Menuju Lumbung Ekonomi Hijau, Ini Jurus Besarnya
Solok Selatan, AyoSumbar.id – Arah pembangunan Kabupaten Solok Selatan mulai bergeser ke jalur yang lebih ramah lingkungan. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menargetkan daerah ini sebagai salah satu pusat pertumbuhan baru berbasis agroindustri dan ekonomi hijau di masa depan.
Gagasan tersebut mengemuka dalam Musrenbang RKPD 2027 yang digelar di Aula Sarantau Sasurambi, Senin (7/4/2026). Perwakilan gubernur, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Firdaus Firman, menekankan bahwa forum Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan titik temu strategis untuk menyatukan arah pembangunan dari pusat hingga daerah.
Menurutnya, Solok Selatan kini tak lagi diposisikan sebagai wilayah penyangga, tetapi mulai dilirik sebagai motor penggerak ekonomi baru di Sumatera Barat.
“Potensi daerah ini sangat kuat dan menjanjikan untuk masa depan,” ungkapnya optimistis.
Untuk mewujudkan visi tersebut, disiapkan tiga langkah utama. Pertama, pengembangan energi terbarukan dengan mendorong pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), terutama untuk menjangkau kawasan perdesaan dan menopang aktivitas industri lokal.
Kedua, penguatan hilirisasi komoditas unggulan. Produk seperti kopi arabika, madu hutan, talas, pinang, hingga hasil hutan rakyat didorong agar tidak lagi dijual dalam bentuk mentah. Melalui pengolahan di tingkat lokal berbasis koperasi dan BUMNag, komoditas ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketiga, menjaga kelestarian bentang alam Solok Selatan yang kaya hutan dan sumber daya air. Kawasan ini tidak hanya dipertahankan sebagai area konservasi, tetapi juga dikembangkan sebagai pusat edukasi lingkungan yang berkelanjutan.
Tak hanya fokus pada ekonomi, pembangunan juga diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia. Salah satu langkah penting yang ditekankan adalah percepatan penanganan stunting agar generasi masa depan tumbuh lebih sehat dan produktif.
“Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas SDM, agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat luas,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, menyatakan dukungannya terhadap arah kebijakan tersebut dan siap mengakselerasi implementasinya di tingkat daerah. (adi)
