BREAKING NEWS
    5,873 view

    Minta Masyarakat dan ASN Santun Mengkritik, JKA: Jangan Saling Mencela

    Waktu Baca: 2 menit
    Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, saat menyampaikan sambutan dalam wirid mingguan ASN di Masjid Raya IKK Parik Malintang. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Santun mengkritik kembali menjadi penekanan Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), ketika ia menyerukan budaya kritik yang beretika dalam kehidupan sosial dan pemerintahan.

    Pesan itu disampaikannya saat wirid mingguan ASN di Masjid Raya IKK Parik Malintang, Jumat (21/11/2025). JKA menekankan bahwa santun mengkritik tidak hanya menjaga keharmonisan, tetapi juga memperkuat nilai demokrasi di tengah masyarakat.

    JKA menyatakan bahwa kritik memiliki peran besar dalam mekanisme demokrasi, karena masyarakat dapat mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, ia menegaskan bahwa santun mengkritik harus masyarakat utamakan agar kritik tidak berubah menjadi serangan pribadi, fitnah, atau cacian yang memecah belah tatanan sosial.

    “Kritik itu penting dan bahkan membantu. Tapi sampaikan dengan cara yang anggun, beradab. Jangan saling mencela, apalagi berteriak-teriak di media sosial,” ujarnya sambil kembali mengingatkan soal pentingnya santun mengkritik di ruang publik.

    Ia menegaskan bahwa ukuran keberanian bukan terletak pada seberapa keras seseorang menyerang lawan bicara, tetapi pada kemampuan menjaga lisan dan etika ketika berpendapat.

    JKA mengutip QS. An-Nahl ayat 94 sebagai pengingat agar masyarakat berhati-hati dalam menggunakan ucapan, sumpah, dan janji. Menurutnya, praktik santun mengkritik dapat mencegah gesekan sosial yang muncul dari kata-kata kasar dan hinaan.

    JKA menyampaikan bahwa ucapan yang tidak terjaga justru memicu konflik dan merusak persatuan. “Perkataan yang tidak dikendalikan bisa menjatuhkan seseorang dari posisi yang kokoh. Maka jagalah apa yang kita ucapkan dan tuliskan,” pesannya, seraya kembali menegaskan pentingnya mengkritik dengan santun.

    Selain menyoroti budaya kritik beretika, JKA mengaitkan pesan tersebut dengan tanggung jawab ASN dalam pelayanan publik. Ia menilai kritik konstruktif yang disampaikan dengan santun mengkritik justru membantu pemerintah meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

    Dalam kesempatan itu, JKA juga mengapresiasi Dinas Perikanan karena terus mengembangkan program Kampung Nelayan di Padang Pariaman. Wirid mingguan tersebut menghadirkan Ustaz Afrinaldi Yunas dan diikuti seluruh ASN se-Kabupaten Padang Pariaman. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Arditono
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *