BREAKING NEWS
    2,555 view

    Pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang Didukung Rp83 Miliar oleh Kemenhub

    Waktu Baca: 2 menit
    Gubernur Mahyeldi Ansharullah meninjau kawasan Pelabuhan Teluk Tapang di Pasaman Barat, Jumat (13/2/2026). (Foto: Biro Adpim Setdaprov Sumbar)

    Pasaman Barat, AyoSumbar.id – Pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang di Kabupaten Pasaman Barat memperoleh dukungan anggaran sebesar Rp83 miliar dari Kementerian Perhubungan untuk mempercepat pembangunan kawasan strategis tersebut.

    Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menerima alokasi dana tersebut sebagai bagian dari program penguatan infrastruktur pelabuhan di wilayah pesisir barat Sumatra. Gubernur Mahyeldi Ansharullah menyampaikan hal itu saat meninjau Dermaga Pelabuhan Teluk Tapang, Jumat (13/2/2026).

    “Tahun ini ada Rp83 miliar dana dari Kementerian Perhubungan yang masuk. Sekarang kita juga sedang menurunkan status kawasan hutan yang ada di sini, Alhamdulillah prosesnya sedang berjalan,” ujar Mahyeldi.

    Dalam kunjungan tersebut, Mahyeldi didampingi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pasaman Barat serta jajaran OPD Pemprov Sumbar dan pemerintah kabupaten. Ia menjelaskan, penurunan status kawasan hutan menjadi langkah krusial agar lahan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kawasan pelabuhan.

    “Mudah-mudahan ini berjalan sesuai rencana sehingga lebih kurang 168 hektare itu bisa kita bangun,” katanya.

    Mahyeldi menilai dukungan anggaran tersebut mencerminkan komitmen pemerintah pusat terhadap pengembangan Teluk Tapang sebagai kawasan strategis. Ia menyebut, meskipun pembangunan belum sepenuhnya rampung, ketertarikan investor mulai muncul.

    “Ada investor yang bertanya dan meminta disediakan lahan sekitar 100 hektare untuk berinvestasi di sini. Sentimen positif tersebut menambah optimisme kita terhadap masa depan Teluk Tapang,” ungkapnya.

    Lahan tersebut direncanakan untuk pengembangan industri hilirisasi sawit, sejalan dengan posisi Pasaman Barat sebagai salah satu daerah penghasil sawit utama di Sumbar. Mahyeldi menekankan, komoditas sawit memiliki banyak turunan yang berpotensi meningkatkan nilai tambah daerah.

    “Sawit memiliki banyak turunan yang bisa dikembangkan melalui hilirisasi. Ini menjadi peluang untuk meningkatkan nilai tambah komoditas daerah,” jelasnya.

    Ia menambahkan, hasil hilirisasi sawit dapat menghasilkan produk strategis seperti biodiesel, avtur, dan berbagai produk turunan lain yang dibutuhkan pasar. Pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang diharapkan memperkuat fungsi pelabuhan, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta membuka peluang kerja dan investasi bagi masyarakat Pasaman Barat dan Sumbar. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of TimAS
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *