BREAKING NEWS
    1,064 view

    Persoalan Pembangunan Irigasi di Sikayan Sudah Diselesaikan

    Waktu Baca: 3 menit
    Kepala Dinas Pertanian Padang Pariaman, Ira Febriani, meninjau pembangunan irigasi tersier di Korong Sikayan, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Senin (12/10/2026), untuk menelusuri sumber pembangunan dan menghimpun keterangan dari pihak terkait. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Pembangunan irigasi di Sikayan, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuak Aluang, ditinjau langsung oleh Dinas Pertanian Kabupaten Padang Pariaman pada Senin (12/10/2026). Peninjauan yang dipimpin Kepala Dinas Pertanian Ira Febriani itu, dilakukan untuk memastikan kejelasan sumber pembangunan, kewenangan pelaksanaan, serta tanggapan petani dan masyarakat terhadap proyek pengairan tersebut.

    Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan bahwa pembangunan irigasi tersier di Sikayan bersumber dari Balai Wilayah Sungai (BWS). Sebelumnya, usulan pembangunan disampaikan oleh Wali Nagari Pasie Laweh kepada instansi tersebut. Sementara itu, pelaksanaan kegiatan berada dalam lingkup kewenangan BWS.

    Peninjauan ini juga menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menghimpun keterangan langsung dari pihak-pihak yang berkaitan dengan pembangunan irigasi tersebut.

    Dalam kunjungan tersebut, Ira Febriani didampingi jajaran Dinas Pertanian Padang Pariaman. Mereka berdialog dengan Ketua dan anggota Kelompok Tani Tabek Cubadak, Wali Nagari Pasie Laweh, Babinsa, serta masyarakat setempat.

    Pertemuan itu bertujuan memperoleh informasi yang menyeluruh mengenai latar belakang pembangunan, sumber pendanaan, dan respons masyarakat terhadap pekerjaan irigasi tersier.

    Dari hasil dialog, diketahui bahwa sebelumnya sempat terjadi kesalahpahaman antara ketua kelompok tani dan wali nagari terkait pekerjaan irigasi. Namun, persoalan tersebut telah diselesaikan melalui komunikasi dan pembicaraan kedua belah pihak beberapa hari sebelum peninjauan.

    Kepala Dinas Pertanian Padang Pariaman, Ira Febriani, mengatakan penelusuran langsung diperlukan agar informasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat diperiksa secara objektif.

    “Peninjauan ini kami lakukan untuk mendapatkan informasi yang utuh dan berimbang. Kami ingin memastikan bahwa persoalan yang berkembang dapat dipahami dengan jelas, baik terkait sumber pembangunan maupun manfaatnya bagi petani. Karena itu, komunikasi dan klarifikasi langsung dengan pihak-pihak terkait menjadi hal yang penting,” ujar Ira dikutip Selasa (13/10/2026).

    Menurut dia, keterangan dari pihak-pihak terkait diperlukan untuk memperjelas persoalan sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang sesuai dengan fakta di lapangan. Di tengah penelusuran tersebut, pembangunan irigasi tersier Sikayan mendapat sambutan positif dari petani setempat.

    Para petani menilai keberadaan jaringan pengairan penting untuk memenuhi kebutuhan air lahan pertanian dan menunjang kelancaran usaha tani. Mereka berharap pekerjaan pembangunan dapat diselesaikan dengan baik agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan.

    Ira Febriani juga menekankan pentingnya infrastruktur pengairan bagi keberlangsungan kegiatan pertanian. Ketersediaan air yang memadai diperlukan untuk menunjang aktivitas usaha tani sekaligus menjaga keberlangsungan produksi.

    “Kami tentu berharap pembangunan irigasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi petani. Infrastruktur pengairan yang memadai sangat penting untuk mendukung kebutuhan air lahan pertanian,” kata Ira.

    Ia juga berharap koordinasi antara pemerintah nagari, kelompok tani, dan instansi terkait terus diperkuat agar pembangunan dapat berjalan dengan baik. Ketersediaan jaringan irigasi yang memadai diharapkan membantu petani mengelola lahan secara lebih optimal.

    “Infrastruktur ini diharapkan mendukung produktivitas pertanian dan memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Padang Pariaman,” sambungnya.

    Selain memastikan kejelasan sumber pembangunan, peninjauan di Korong Sikayan menyoroti pentingnya komunikasi terbuka antara pemerintah nagari, kelompok tani, dan instansi pelaksana. Kejelasan mengenai tujuan pembangunan, sumber pendanaan, pembagian kewenangan, dan manfaat proyek diperlukan agar masyarakat memahami pelaksanaan kegiatan tersebut.

    Ira turut mengapresiasi perhatian masyarakat dan media terhadap pembangunan di daerah. Menurutnya, pengawasan publik merupakan bagian penting untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pembangunan.

    “Perhatian masyarakat dan media merupakan hal yang positif. Setiap informasi yang berkembang perlu kita sikapi dengan keterbukaan, penelusuran, dan klarifikasi agar masyarakat mendapatkan penjelasan yang tepat,” ungkapnya.

    Ia berharap komunikasi yang baik dapat membantu memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai kewenangan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

    Peninjauan oleh Dinas Pertanian Padang Pariaman ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kabupaten untuk memperoleh kejelasan mengenai pembangunan irigasi tersier di Korong Sikayan, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuk Alung.

    Ke depan, koordinasi antara pemerintah nagari, kelompok tani, dan instansi terkait diharapkan terus terjaga agar pembangunan infrastruktur pertanian terlaksana sesuai ketentuan yang berlaku dan memberikan manfaat nyata bagi petani. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Aris Prima Gunawan
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *